Membimbing Batita yang Suka Mengkritik

Yatin Suleha    •    Kamis, 17 Nov 2016 16:40 WIB
perkembangan anak
Membimbing Batita yang Suka Mengkritik
Bagi batita, dunia ini merupakan hal baru bagi mereka, inilah sebabnya mereka mempraktikkan kemampuan berbahasa mereka yang tengah berkembang. (Foto: Leapfrog)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak Anda tidak pernah ragu dalam mengutarakan pendapatnya soal penampilan orang. Sebut saja ia pernah berkata langsung di depan pamannya, "Paman kok gendut sih?" atau ketika bersama dengan tantenya, "Tante Ani mukanya jelek.." dan masih banyak kritikan "pedas" lainnya lagi.

Bagi batita, dunia ini merupakan hal baru bagi mereka, inilah sebabnya mereka mempraktikkan kemampuan berbahasa mereka yang tengah berkembang untuk mengekspresikan apa yang mereka lihat-dan sayangnya dengan sangat jujur.

(Baca juga: Waktu yang Tepat Menyentuh Bayi Anda)

Apa yang harus Anda lakukan? 

William Coleman MD, seorang profesor perilaku dan tumbuh kembang anak dari University of North Carolina di Chapel Hill memberikan saran, jika sudah terlanjur terjadi, mintalah si kecil untuk meminta maaf pada orang yang bersangkutan. Jika ia bisa meminta maaf sendiri ini tentu saja lebih baik. Namun, jika tidak jangan jadikan hal tersebut perdebatan.

Selanjutnya adalah Anda harus menyadari bahwa anak-anak belum menyadari  betapa kuatnya pengaruh kata-kata. Gunakan kejadian tadi sebagai sarana pembelajaran.

Katakan saja: "Kadang kata-kata yang kita ucapkan dapat menyakiti perasaan orang lain, kamu harus memilih kata-kata yang bisa menyenangkan orang lain." 

Bila ucapannya itu dipicu oleh rasa ingin tahunya (misalnya: "Mama, kenapa sih rambut om putih semua?") katakan bahwa ia bisa bertanya kepada Anda secara pribadi.







(TIN)