Pentingnya Memerhatikan Kesehatan Ibu yang Bekerja

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 17 Apr 2018 18:29 WIB
keluarga
Pentingnya Memerhatikan Kesehatan Ibu yang Bekerja
Menurut psikolog senior Madhumita Ghosh, dua tanggung jawab tersebut tak jarang membuat ibu merasakan tekanan mental. (Foto: Jessica To'oto'o/Unsplash.com)

Jakarta: Memiliki anak adalah tantangan sekaligus tanggung jawab baru bagi wanita pekerja. Menyeimbangkan antara mengurus anak dan bekerja tentu bukan hal mudah. 

Menurut psikolog senior Madhumita Ghosh, dua tanggung jawab tersebut tak jarang membuat ibu merasakan tekanan mental. 

Bagi wanita karier, berperan sebagai pekerja dan ibu seringkali membuat stres dan kelelahan secara emosional dan fisik. Tak jarang, mereka tak memedulikan diri sendiri karena sibuk mengatur segala yang berhubungan dengan keluarga dan pekerjaan. 

Akibatnya, beberapa hal seperti makan tak teratur dan kurang tidur adalah hal yang biasa bagi mereka karena sibuk mengurus anak-anak, rumah, dan pekerjaan. 

(Baca juga: Studi: Ibu yang Berpikiran Terbuka Membuat Anak Lebih Kreatif)


(Kebutuhan untuk membantu dalam memberikan yang terbaik dan memastikan anak-anak mereka memiliki kehidupan yang maksimal di dunia modern dan luar biasa saat ini membuat ibu tidak ragu-ragu dalam melakukan dua peran tersebut sekaligus. Foto: London Scout/Unsplash.com)

Ibu bekerja juga sering mengalami perasaan stres, lelah, terburu-buru, dan merasa bersalah karena tidak dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan anak-anak, mitra, atau teman mereka. 

Kebutuhan untuk membantu dalam memberikan yang terbaik dan memastikan anak-anak mereka memiliki kehidupan yang maksimal di dunia modern dan luar biasa saat ini membuat ibu tidak ragu-ragu dalam melakukan dua peran tersebut sekaligus. 

"Para ibu bekerja perlu untuk mengidentifikasi apakah mereka mengalami gangguan cemas atau depresi, yang cukup umum dan dapat ditangani. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik," saran Ghosh. 

Menurutnya, dengan terjaganya kesehatan mental dan fisik ibu, maka kualitas kehidupan anak dan keluarga juga akan semakin meningkat. 





(TIN)