Remaja Perempuan Cenderung Emosional dalam Kencan Daring

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 29 Jun 2017 19:23 WIB
kepribadian
Remaja Perempuan Cenderung Emosional dalam Kencan Daring
Ilustrasi (Foto: HuffPost.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa perempuan yang mengalami masalah perilaku karena memiliki pasangan yang didapat dari kencan daring (online dating) cenderung mengalami konsekuensi emosional yang lebih parah dibandingkan laki-laki. 

"Meskipun penyalahgunaan kencan digital berpotensi membahayakan anak muda, jenis kelamin berpengaruh," tukas pemimpin studi Lauren Reed, Asisten Proyek Ilmuwan di University of California-Santa Barbara.

Penemuan tersebut menunjukkan bahwa perempuan lebih sering mengalami kekerasan dan pemaksaan seksual dalam bentuk komunikasi digital. Mereka mengaku merasa lebih kesal dan memberi respon emosional yang negatif ketika menghadapi perilaku seperti pasangan yang menuntut komunikasi yang intim berbau seksualitas, dikirimi pesan ancaman, dikulik informasi pribadinya tanpa izin, dan ditanyai tentang keberadaannya. 

"Remaja laki-laki memperlakukan perempuan seperti objek seks,  yang berkontribusi pada tingkat pemaksaan seksual yang lebih tinggi, karena remaja laki-laki merasa berhak memiliki kekuatan seksual terhadap remaja perempuan," tukas Richard Tolman, Professor di University of Michigan.

Remaja perempuan, di sisi lain, memprioritaskan hubungan, yang lebih condong ke kecemburuan dan posesif. Hal tersebut membuat mereka cenderung memantau kegiatan pasangan. 

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Adolescence tersebut meneliti dampak terhadap jenis kelamin pada 703 anak SMA yang mengalami penyimpangan perilaku karena kencan daring. Mereka diminta menilai beberapa hal terkait pengendalian dan pemantauan, serta serangan secara langsung secara digital. Ketika sampai pada tahap serangan langsung, anak perempuan cenderung tak ingin berkomunikasi dengan pasangan mereka. 

(ASA)