Kapan Peran Ibu Lebih Dibutuhkan daripada Ayah?

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 12 Apr 2018 15:30 WIB
keluarga
Kapan Peran Ibu Lebih Dibutuhkan daripada Ayah?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tak sedikit orang beranggapan bahwa mengasuh anak adalah urusan para ibu. Jika demikian, bagaimana dengan peran ayah?

Menanggapi hal tersebut, psikolog anak Anna Surti Ariani menjelaskan bahwa beberapa penelitian menyebutkan bahwa dalam kondisi tertentu, peran ibu memang lebih dibutuhkan daripada ayah.

"Ketika anak sedang dalam emosi negatif, misalnya sedih atau takut, mereka lebih membutuhkan ibu," ujarnya dalam konferensi pers kampanye Lotte Choco Pie #PremiumMomentsTogether, Kamis, 12 April 2018.

Hal ini dikarenakan ibu cenderung memberikan respons yang menenangkan, seperti pendampingan yang halus atau lembut, dibandingkan ayah yang cenderung datar.

Meski demikian, psikolog yang akrab disapa Nina tersebut menekankan bahwa tak boleh ada dominasi antara ibu atau ayah dalam mengurus anak.

"Keduanya harus saling melengkapi peran satu sama lain dalam membesarkan buah hati."

Lebih lanjut, Nina mengungkapkan bahwa sebuah penelitian tahun 1970an menyebutkan bahwa memang terdapat perbedaan dalam pola pengasuhan anak.

Ibu cenderung memberikan pengasuhan dasar seperti memberi makan, mengurusi penampilan anak, DNA hal-hal lain yang berhubungan dengan merawat diri.

Sementara, ayah umumnya mengajari hal-hal yang bersifat ceria dan berisiko seperti bermain di lapangan atau kegiatan lain yang memacu adrenalin.

"Bagi ibu dan ayah baru memang sulit membagi tugas dalam mengurus anak. Namun, seiring berjalannya waktu dan komunikasi yang baik, hal itu pasti bisa dilakukan," tutupnya. 


Lihat video:




(DEV)