Studi: Mengukus, Cara Terbaik Memasak Sayuran

Torie Natalova    •    Senin, 26 Feb 2018 11:40 WIB
tips & trik
Studi: Mengukus, Cara Terbaik Memasak Sayuran
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengukus sayuran dapat meningkatkan nilai gizi pada sayuran tersebut. (Foto: John Legrand/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengukus sayuran dapat meningkatkan nilai gizi pada sayuran tersebut. Peneliti menganalisis 21 penelitian yang melihat bagaimana metode masak yang berbeda mempengaruhi level antioksidan sayuran.

Antioksidan dalam sayuran penting untuk menangkal kanker, sakit jantung, diabetes, osteoporosis dan penyakit neurodegeneratif. Kebanyakan proses memasak yakni membakar, merebus dan memanaskan, merusak jaringan dalam sayuran dan menghancurkan beberapa antioksidan. 

Merebus dapat meluluhkan lebih banyak antioksidan karena beberapa senyawa melawan penyakit yang larut dalam air panas. Setiap sayur bervariasi dalam menanggapi reaksi metode atau cara memasak.

(Baca juga: Makin Populer, Kue Bantal Kini Ada di Indonesia)


(Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengukus sayuran dapat meningkatkan nilai gizi pada sayuran tersebut. Foto: Courtesy of Relishments.com)

Mengukus cenderung meningkatkan kadar polifenol hingga 52 persen, karena proses pemanasan yang lembut dan tidak terendam air. Panas yang lembut dapat melepaskan beberapa polifenol dari ikatan yang bisa mencegah tubuh Anda dari kemampuan mencerna jika Anda memakan sayuran mentah.

Namun, brokoli panggang bukan berarti buruk bagi kesehatan. Sayuran yang dipanggang hanya memiliki antioksidan lebih sedikit daripada yang dikukus.

Apapun cara memasak Anda sebaiknya jangan terlalu lama memasaknya. Memasak terlalu lama pada suhu tinggi cenderung merusak lebih banyak antioksidan. Angkat sayuran dari panas ketika sudah setengah matang. Anda dapat memastikan kematangannya dengan menusuknya.










(TIN)