Tantrum pada Balita, Wajar atau Tidak?

Raka Lestari    •    Rabu, 25 Oct 2017 11:05 WIB
tips kesehatan
Tantrum pada Balita, Wajar atau Tidak?
(Foto: Agoramedia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Para balita pasti pernah mengalami tantrum. Tantrum sendiri adalah ledakan emosi pada anak-anak atau balita sebagai respons terhadap sesuatu yang membuat mereka tidak senang. Biasanya ditandai dengan sikap keras kepala, menangis, menjerit, ataupun berteriak.

Apa yang menyebabkan tantrum?

Tantrum biasanya terjadi saat balita luapan rasa frustasi atau rasa emosi terus bertumpuk sehingga mereka membutuhkan sebuah ledakan emosional untuk melepaskannya. Terkadang proses ledakan emosinya berjalan lambat. Terkadang baru terjadi sore hari meskipun Anda sudah merasakan gejala-gejalanya pada siang hari, namun bisa diatasi dengan cepat.

Tetapi, ada kala tantrum yang terjadi sangat hebat sehingga orang tua tak tahu lagi bagaimana cara mengatasinya. Saat terjadi tantrum, balita mengalami ketidakmampuan untuk menangani amarahnya sendiri, merasa tersesat di dunianya, dan takut akan perasaan-perasaan yang tidak dapat mereka kontrol. Bagaimanapun sulitnya menangani balita Anda yang sedang mengalami tantrum, percayalah bahwa itu juga lebih sulit lagi bagi mereka.

Apa yang terjadi selama tantrum?

Perilaku balita selama mengalami tantrum berbeda-beda, namun kebanyakan balita mengalami gejala yang sama yaitu: berlari-larian dalam ruangan, hiperaktif, bahkan sampai menjerit-jerit. Ingat bahwa mereka tidak dapat mengontrol dirinya sendiri sehingga membutuhkan pengawasan dari orang tua. Mereka mungkin saja berguling-guling di lantai. Atau bisa juga menendang orang-orang yang berada di sekitarnya. Bisa juga berteriak-teriak sampai suaranya serak atau bahkan muntah.

Pada usia berapa tantrum mulai terjadi?

Tahapan ini biasanya mulai terjadi pada balita usia 4 tahun. Tantrum ini tidak mungkin terjadi pada usia yang masih sangat muda seperti bayi berusia 9 bulan.

Kekhawatiran orang tua jika anaknya mengalami tantrum adalah hal yang wajar. Namun, pada usia balita, tantrum adalah fase krisis yang normal sebagai respons mereka terhadap situasi yang membuat mereka tidak nyaman.




(DEV)