Strategi yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua ketika Nilai Akademis Anak Jelek

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 21 Dec 2017 15:28 WIB
keluarga
Strategi yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua ketika Nilai Akademis Anak Jelek
Orang tua harus memiliki strategi untuk mengatasi nilai anak yang turun (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Melihat nilai akademik anak berada di bawah rata-rata tentunya membuat orang tua menjadi sedih. Alih-alih memarahi anak, orang tua sebaiknya instrospeksi diri dan memikirkan bagaimana strategi ke depan agar nilai anak meningkat.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda tanyakan ke anak, tanpa bermaksud menghakimi untuk melihat apa yang perlu diperbaiki.

1. Mencari tahu inti masalah

Lihatlah apakah nilai anak jelek secara keseluruhan atau hanya pada pelajaran tertentu. Anda juga jadi bisa melihat kelemahan anak melalui pola nilai.

2. Mencari tahu apa penyebabnya

Selain akademik, lihatlah bagaimana lingkungan sekolah anak. Apakah ia mengalami beberapa masalah seperti perundungan, tak suka sekolah, atau adanya penggunaan zat berbahaya. Jika memang hanya pada masalah akademik, tanyakan apa yang menjadi beban: materi pelajaran yang terlalu sulit, tugas yang dirasa terlalu banyak, atau hal-hal lain yang memberi efek negatif pada nilai.

3. Kapan masalah berawal

Cobalah merefleksi bagaimana perilaku anak selama ini, apakah terdapat perubahan perilaku. Lihatlah respons anak, apakah bersemangat membahas apa yang dilakukan di sekolah atau justru menunjukkan kebosanan ketika membahas topik tersebut. Bagaimana anak bertingkah di rumah biasanya merefleksikan apa yang ia rasakan di sekolah.

4. Lingkungan belajar yang diinginkan anak

Aturlah lingkungan belajar yang kondusif untuk membantu materi pelajaran masuk ke otak anak, misalnya tidak boleh menggunakan ponsel saat belajar, atau membuat ruang belajar khusus.

5. Metode belajar yang diinginkan

Mungkin, anak kesulitan menyerap pelajaran karena tak suka dengan cara pengajaran guru di sekolah. Cobalah gunakan metode belajar lain untuk mengimbanginya. Selain mencari sendiri, tak ada salahnya menanyakan pada si kecil metode belajar apa yang ia suka.

6. Pemilihan pengajar

Salah satu cara mengatasi nilai buruk adalah dengan meminta bantuan pada orang yang jago di bidang akademis, seperti guru atau pengajar kursus. Namun, sebelum memutuskan memberikan tambahan pelajaran, pastikan anak menyetujuinya. Lakukan pembicaraan dengan anak tentang apa masalahnya dan apa yang dibutuhkan.




(DEV)