Itang Yunasz Hadirkan Lini Busana Muslim Terbaru di Indonesia Fashion Week 2018

Raka Lestari    •    Sabtu, 31 Mar 2018 06:00 WIB
indonesia fashion week 2018
Itang Yunasz Hadirkan Lini Busana Muslim Terbaru di Indonesia Fashion Week 2018
Itang Yunasz (Foto: instagram)

Jakarta: Nama Itang Yunasz tentunya sudah tidak asing lagi di industri fashion Indonesia. Pada event Indonesia Fashion Week 2018 yang sudah digelar sejak 28 Maret 2018, Itang Yunasz fokus dengan nuansa lebih modern.

Dia hadir dengan lini busana Allea. Nama Allea menjadi pilihan karena artinya yang indah. "Allea sendiri artinya dalam bahasa Arab adalah cahaya Tuhan. Saya berharap dengan nama ini bisa memberikan cahaya bagi wanita Indonesia untuk memiliki koleksi ini," ujar Itang dalam acara press conference brand Allea Itang Yunasz di acara Indonesia Fashion Week di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 30 Maret 2018.

Dengan mengusung tema "Shine in Style" sebagai penggambaran merk yang menawarkan berbagai pilihan busana yang memancarkan cahaya semangat, muda, dinamis tanpa meninggalkan gaya masa kini.


(Pada event Indonesia Fashion Week 2018 yang sudah digelar sejak 28 Maret 2018, Itang Yunasz fokus dengan nuansa lebih modern. Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

Allea Itang Yunasz diciptakan untuk perempuan aktif penuh semangat berusia sekitar 20-45 tahun yang menyukai keleluasaan dalam bergerak dengan tetap memunculkan detail lewat kombinasi desain, pola atau potongan yang bermain, dan siluet beragam disertai aplikasi renda, ring, tassel, pita dan lainnya.

"Koleksi ini mencerminkan kesinambungan, saling menghargai, menyejukkan yang diwakili dengan warna hijau mulai dari bottle of green sampai forest of green,” ujar Itang.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan bahan yang digunakan menggunakan kain buatan Indonesia namun dengan kualitas ekspor.

"Bahannya yang men-develop saya dan tim. Kami mengolah, mencari bahan-bahan yang semuanya baru dan buatan Indonesia yaitu dari Bandung. Hanya kita memang bekerjasama dengan perusahaan yang khusus mengekspor bahan sehingga tidak ada di Indonesia,” katanya.

Menurut Itang, modest fashion adalah sesuatu yang bertumpuk-tumpuk dan harus ditutupi dan juga harus sopan. Oleh karena itu ia sengaja memilih bahan yang sejuk dan ringan agar nyaman dipakai.


(ELG)