Peran orang Tua bagi Hubungan Percintaan Anak

Raka Lestari    •    Selasa, 01 May 2018 09:36 WIB
keluarga
Peran orang Tua bagi Hubungan Percintaan Anak
Para peneliti mencatat bahwa ketika remaja memiliki iklim keluarga yang positif, mereka cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik. (Foto: Caleb Jones/Unsplash.com)

Jakarta: Bagaimana memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara sehat di dalam keluarga? Menurut penelitian terbaru melalui Pennsylvania State University, yang diterbitkan dalam Journal of Youth and Adolescence, orang tua bisa memberikan peran yang cukup besar dalam proses pemecahan masalah pada anak.

Para peneliti mencatat bahwa ketika remaja memiliki iklim keluarga yang positif, mereka cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dan lebih sedikit melakukan tindakan kekerasan pada pasangan ketika mereka dewasa. 

Hal-hal yang membuat orang tua memiliki iklim keluarga yang positif adalah orang tua yang menggunakan strategi pengasuhan yang efektif, seperti memberikan alasan pada setiap keputusan yang diambil dan tidak memberikan hukuman yang keras pada anak-anak mereka.

(Baca juga: Keluarga yang Habiskan Waktu Bersama di Rumah Terbukti Lebih Bahagia)


(Anak-anak harus mampu berhenti dan berpikir, sehingga dengan membuat keputusan memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan beberapa keterampilan berpikir kritis. Foto: Carly Rae Hobbins/Unsplash.com)

Mengya Xia, mahasiswa pascasarjana pada studi Human Development and Family Studies di Penn State University dan peneliti pada studi tersebut mengatakan kepada Science Daily, "Remaja dari keluarga yang kurang memiliki kekompakan dan lebih banyak konflik mungkin cenderung kurang melakukan strategi pemecahan masalah yang positif atau memiliki hubungan yang dekat dengan setiap anggota keluarga."

"Jadi, dalam hubungan percintaan mereka, mereka juga cenderung kurang kasih sayang dan lebih cenderung menggunakan strategi destruktif ketika mereka menghadapi masalah, seperti kekerasan," katanya. Menurut Psychology Today, pengambilan keputusan adalah salah satu keterampilan paling penting yang dibutuhkan seorang anak.

Anak-anak harus mampu berhenti dan berpikir, sehingga dengan membuat keputusan memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan beberapa keterampilan berpikir kritis. Keputusan yang buruk memungkinkan belajar dari kesalahan mereka, sedangkan keputusan yang baik membuat mereka berada di jalur penguatan positif. 





(TIN)