Lima Tips untuk Ayah Bantu Kelancaran ASI

Torie Natalova    •    Kamis, 29 Nov 2018 13:50 WIB
tips & trikair susu ibu
Lima Tips untuk Ayah Bantu Kelancaran ASI
Ada lima tips untuk membantu ibu menyusui memproduksi lebih banyak ASI. Dan peran ayah sangat membantu kelancaran ASI. (Foto: Seth Reese/Unsplash.com)

Jakarta: Air Susu Ibu (ASI) masih menjadi masalah yang sering dikeluhkan ibu baru melahirkan. Produksi air susu yang sedikit bisa membuat ibu khawatir akan pertumbuhan si kecil.

Produksi ASI didasarkan pada persediaan dan permintaan yaitu semakin banyak susu yang dikonsumsi bayi Anda, semakin banyak susu yang dihasilkan tubuh ibu. Biarkan bayi untuk sering menyusui di kedua payudara, sehingga merangsang puting dan payudara untuk menghasilkan susu.

Pemberian susu yang sering selama minggu-minggu pertama bayi Anda lahir, sangat penting untuk memulai pasokan ASI.

Menyusui memicu otak untuk mengeluarkan dua hormon utama yang membantu produksi ASI yakni prolaktin dan oksitosin. Prolaktin merangsang produksi ASI, sementara oksitosin memberi sinyal pada payudara untuk melepaskan ASI yang dikenal dengan reflek let-down.

Refleks tersebut bekerja paling baik ketika pasangan Anda dalam kondisi santai. Stres atau sakit dapat menghambat aliran susu, karenanya penting bagi ayah untuk membantu ibu santai selama menyusui termasuk memerah ASI.

Memproduksi ASI membutuhkan energi yang sangat besar. Karenanya, banyak ibu menyusui yang merasa selalu lapar akibat peningkatan kebutuhan kalori dan nutrisi.


(Peran ayah sangat penting guna kelancaran ASI ibu kepada si kecil. Foto: Ferenc Horvath/Unsplash.com)

(Baca juga: Cara Mudah Melancarkan Produksi ASI)

Ada lima tips untuk membantu ibu menyusui memproduksi lebih banyak ASI:

1. Beri makan bayi sesuai permintaan
Semakin banyak bayi minum susu, semakin banyak susu yang akan dihasilkan ibu. Dalam beberapa minggu pertama setelah lahir, bayi seharusnya menyusu 8-12 kali dalam 24 jam. Jumlah ini akan berkurang secara bertahap begitu bayi semakin besar dan dapat minum susu lebih banyak.

2. Rileks
Meski sulit mungkin untuk dilakukan, menyusui berfungsi paling baik ketika ibu santai dan tidak dalam kondisi stres. Kali ini peran ayah dibutuhkan untuk membantu ibu nyaman saat menyusui, bisa dengan memijat juga membantu mengurus juga menjaga bayi Anda.

3. Makan dengan baik
Rata-rata, ibu menyusui membutuhkan tambahan 450-500 kalori setiap hari. Makanan padat nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, susu, telur, daging, ikan dan unggas.

4. Minum banyak cairan
Meskipun minum banyak air tidak secara langsung meningkatkan produksi ASI, penting untuk mengonsumsi cukup cairan agar ibu tidak dehidrasi selama menyusui.

5. Hubungi konsultan laktasi
Jika Anda khawatir dengan pasokan ASI, hubungi layanan kesehatan khusus menyusui. Konsultan laktasi akan membantu memeriksa perlekatan bayi dengan puting ibu dan memberikan cara untuk meningkatkan sesi menyusui agar produksi ASI lancar.




(TIN)