Ketahui Tanda Austime pada Anak Usia 1-2 Tahun

Torie Natalova    •    Kamis, 29 Nov 2018 12:00 WIB
autisme
Ketahui Tanda Austime pada Anak Usia 1-2 Tahun
Ada beragam gejala autisme dan beberapa di antaranya sangat halus atau kurang jelas. (Foto: ILustrasi. Dok. Diana Feil/Unsplash.com)

Jakarta: Tanda-tanda autisme pada anak-anak umumnya mulai muncul di antara usia 1-2 tahun. Namun, ada beberapa tanda autisme muncul sejak usia 8 bulan. Banyak orang tua yang kesulitan untuk mengetahui perilaku sosial dan kognitif bayi dengan gejala anak yang berada di spektrum autisme.

Ada beragam gejala autisme dan beberapa di antaranya sangat halus atau kurang jelas. Misalnya, seorang anak mungkin tidak mengembangkan kemampuan untuk melihat bersama pada objek yang dilihat orang tua.

Pada usia 12 bulan, mereka mungkin tidak memiliki senyum sosial timbal balik atau membalas senyuman orang tua.

Pada sisi yang kurang halus, anak-anak pada spektrum autisme mungkin juga akan mengalami kesulitan melakukan kontak mata, mengikuti yang dikatakan orang tua, tidak menanggapi nama mereka ketika dipanggil, atau menepukkan tangan mereka terus menerus.

Menurut spesialis autisme Dr Grace Gengoux, adalah normal bagi anak-anak untuk tidak melakukan kontak mata yang sempurna, tapi seorang anak yang tidak pernah melakukan kontak mata dengan orang-orang yang berinteraksi dengannya, disitulah kekhawatiran harus menjadi lebih besar.


(Ada beragam gejala autisme dan beberapa di antaranya sangat halus atau kurang jelas. Foto: Paul Hanoka/Unsplash.com)

(Baca juga: Kekurangan Zinc Saat Hamil Dikaitkan dengan Autisme pada Bayi?)

Dilansir dari Fatherly, berikut adalah tanda-tanda autisme pada bayi usia satu hingga dua tahun seperti:
- Kurang keterlibatan melalui perhatian bersama
- Tidak bisa mengucap kata di usia 18 bulan
- Tidak membawakan benda-benda kepada orang tua sesuai yang diminta
- Pengulangan perilaku kompulsif
- Kurangnya senyum sosial
- Kesulitan membuat kontak mata
- Kurangnya gerak tubuh
- Kurang respons terhadap namanya sendiri
- Pengulangan konstan dari apa yang dikatakan orang lain
- Bermasalah dengan transisi

Tanda-tanda lain yang harus diwaspadai orang tua yaitu ketika anak tidak tertarik untuk berinteraksi dengan orang tua dan anak-anak.

Jadi, ketika seorang anak tiba-tiba kehilangan keterampilan sosial, yang mereka peroleh selama masa pertumbuhan atau berhenti, orang tua perlu segera mencari bantuan.

Salah satu kunci bagi orang tua adalah mengamati persistensi perilaku yang tampaknya tidak aktif.

Mengetahui pola-pola ini dapat membantu orang tua mengetahui apakah itu perilaku anak normal, tanda autisme atau gejala masalah perilaku yang berbeda.





(TIN)