6 Cara Menjalin Ikatan dengan Bayi dalam Kandungan

Pelangi Karismakristi    •    Kamis, 28 Dec 2017 12:52 WIB
tumbuh kembang bayi
6 Cara Menjalin Ikatan dengan Bayi dalam Kandungan
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Hubungan ibu dan anak akan berlangsung seumur hidup, bahkan dimulai sejak di dalam rahim. Seiring berjalannya waktu, bayi dalam kandungan bisa merespons banyak hal.

Saat di dalam rahim, bayi akan menendang-nendang, ini akan sangat dirasakan sang ibu. Karena itu, Anda harus terus menjalin komunikasi dengan bayi sejak di dalam rahim. Beberapa cara komunikasi dengan bayi yang masih di rahim:

1. Ajak bicara

Bayi di dalam rahim mulai mendengar di usia 23 minggu. Hal pertama yang akan didengarnya adalah detak jantung sang ibu dan suara ibu.

Bayi yang belum lahir bisa mendengar bukan hanya yang Anda bicarakan dengan dia, tapi juga dengan orang lain. Ajaklah dia bicara atau Anda membacakan dongeng untuknya.

2. Dengarkan musik

Musik membuat jiwa tenang. Saat senggang, Anda bisa perdengarkan musik untuk si bayi. Banyak yang percaya bahwa jenis lagu yang Anda kenalkan pada anak sejak di dalam kandungan akan menjadi genre favoritnya kelak.

3. Manjakan dengan memijat perut

Tahukah Anda bahwa bayi dalam kandungan bisa merasakan sentuhan Anda. Fakta menariknya adalah bayi bisa membedakan sentuhan ibu kandung dan perempuan lainnya.

Saat Anda duduk santai, luangkan waktu untuk menggosok perut dengan lembut. Hal semacam ini membuat bayi Anda merasa bahwa Anda merawatnya dengan penuh kasih sayang.

4. Peka dengan tendangan bayi

Pada trimester kedua, bayi mulai menendang perut ibu. Terkadang tendangannya begitu kuat sehingga perut ibu menonjol beberapa detik. Terkadang tendangan ini merupakan cara bayi berkomunikasi dengan Anda.

Misal, saat Anda sedang menyantap makanan tertentu, mungkin Anda akan mendapat respons darinya dengan sebuah gerakan. Dengan begitu, Anda akan tahu bahwa Anda harus lebih banyak makan makanan tersebut. Cukup balas tendangannya dengan sentuhan yang lembut.

5. Melibatkan sang ayah

Suami juga harus terlibat dalam perjalanan istri mengandung selama sembilan bulan. Ada baiknya jika bayi mengenal ayah sebelum lahir. Minta lah pasangan Anda untuk membuka pembicaraan dengan bayi di dalam perut sambil menyentuhnya perlahan.

6. Yoga

Peregangan dan latihan pernapasan dalam olahraga yoga bagus untuk kehamilan. Peregangan dapat membantu mengelola perubahan tubuh, sedangkan pernapasan akan membantu Anda selama masa persalinan. Disarankan untuk berlatih yoga pada trimester kedua kehamilan, atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.


(TRK)