Orang Tua Cuek, Anak Cenderung Menyamaratakan Segala Sesuatu

   •    Kamis, 20 Jul 2017 15:11 WIB
pendidikan anakbullying
Orang Tua Cuek, Anak Cenderung Menyamaratakan Segala Sesuatu
Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak-anak cenderung akan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dilihat. Tak terkecuali perundungan atau menyakiti orang lain hanya karena menganggap orang lain berbeda.

Psikolog Anak dan Remaja Elizabeth Santosa mengatakan, perbedaan bukan hanya soal SARA, perbedaan juga bisa terjadi ketika berselisih pendapat.

Anak-anak yang tak memiliki cukup pemahaman akan pentingnya menghargai perbedaan, termasuk pendapat, cenderung menyamaratakan segala sesuatu.

Dia mencontohkan ketika anak-anak melihat kejadian ada aksi perundungan tetapi tidak pernah mendiskusikannya kepada orang tua akan memiliki pemahaman sendiri dan mengeneralisasi hal yang negatif bahwa orang ini pantas disakiti karena berbeda.

"Misalnya karena beda etnis. Karena tidak pernah dibahas bahwa pelakunya itu golongan ini, semua akan digeneralisasi secara salah kemudian timbul dendan dan disitulah terjadi lingkaran setan," katanya, dalam Metro Plus, Kamis 20 Juli 2017.

Baca juga: Ajarkan Anak tentang Perbedaan

Elizabeth mengatakan sudah saatnya orang tua untuk memulai banyak diskusi, komunikasi dan melatih pola pikir kritis anak bahwa perbedaan merupakan sesuatu yang harus disadari dan diterima. 

Anak-anak usia tiga tahun sudah mulai bisa diberikan pemahaman tentang arti perbedaan. Kata dia, diskusikan saja dalam obrolan sehari-hari dengan santai dan tak perlu serius berlebihan. 

Untuk anak yang menginjak masa remaja, yang sudah dibekali gadget oleh orang tua, juga harus diberikan pemahaman itu menghargai orang lain, bagaimana beretika dan menjaga ucapan agar tak menyinggung orang lain dan bagaimana bertoleransi serta menghargai pendapat orang yang berbeda golongan.

"Anak itu begitu unik. Ketika dia dewasa dia akan menemukan banyak kejadian yang kita sebagai orang tua harus mempersiapkan anak ini bagaimana punya pola pikir yang cerdas, kritis,  dan mencari solusi yang lebih bijak dari dirinya," jelas Elizabeth.




(MEL)