Sejarah Kecenderungan Pit Bull yang Terkenal "Ganas"

Yatin Suleha    •    Rabu, 09 Aug 2017 08:00 WIB
hewan peliharaan
Sejarah Kecenderungan Pit Bull yang Terkenal Ganas
Mengisolasi Pit Bull mungkin bukan ide yang baik, sehingga Anda juga punya tugas untuk mengajaknya bersosialisasi sejak dini ketika Anda merawatnya. (Foto: Kovácsné Csilla Mónika/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam Wikipedia disebutkan bahwa pembiakan Pit Bull merupakan paduan antara anjing bulldog dengan terrier. Ini mengombinasikan antara binatang dengan tujuan manusia untuk dijadikan hewan berburu, bertanding-balapan, permainan, dengan gerakannya yang juga gesit.

Dua paduan ini menjadikan Pit Bull memiliki kelincahan dari anjing terrier, namun memiliki kekuatan sekelas bulldog.

Dalam perkembangannya, pembiakan Pit Bull yang dahulu digunakan untuk sport, secara resmi dihilangkan pada tahun 1835 oleh Inggris yang mulai mengenalkan hukum satwa sebagai bagian dari kesejahteraan hewan.

Karakter anjing Pit Bull terkenal temperamen juga telah diteliti oleh pemerintah Amerika, khususnya oleh the Center for Disease Control and Prevention (CDC). Studi tersebut juga dilakukan oleh akademisi peneliti hewan yang mempelajari perbuatan, studi, isu kembang biak, relevansi dan identifikasi.

Dalam studi literatur yang mereview soal gigitan anjing pada tahun 2014, Asosiasi Medis Kedokteran Hewan di Amerika (the American Veterinary Medical Association/AVMA) menyatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan Pit Bull yang buruk (dibesarkan dengan cara yang buruk) memicu anjing ini untuk menggigit.

(Baca juga: Mengenal Karakteristik Anjing Pit Bull)

Namun dalam studi yang memperlihatkan bahwa hewan ini tidak ganas menyimpulkan bahwa sebenarnya Pit Bull tidaklah seberbahaya itu. 

Ketika anjing tipe Pit Bull secara sering teridentifikasi dalam kasus yang melibatkan luka yang sangat parah, atau menjatuhkan korban jiwa daripada anjing jenis lainnya, review dalam studi juga menyinggung soal apakah hal tersebut dikarenakan akibat populasi Pit Bull yang semakin banyak. 

Hal ini hampir mirip dengan jenis anjing Siberian Huskies yang menjadi mayoritas anjing yang dilaporkan banyak menyerang di kawasan Kanada. Anjing Siberian Huskies juga dikenal menjadi anjing yang kuat dan menjadi hewan yang membantu manusia meluncur dengan kerata di salju.

Pada tahun 2000 juga CDC yang meneliti baik dari laporan media massa maupun dari The Humane Society of the United States, menyoroti bahwa tipe Pit Bull terindikasi melakukan gigitan-fatal yang jumlahnya sepertiga dari korban jiwa di Amerika yang terjadi antara tahun 1981 dan 1992.



Dalam Petwave.com juga disebutkan jika karakter Pit Bull akan lebih baik jika Anda amati ketika berada di taman dengan tali yang Anda lepas. "Anda harus mengawasinya ketika talinya Anda lepas dan bermain di taman," sebut tulisan dalam Petwave tersebut.

Sarannya dalam tulisan juga menyebutkan bahwa Pit Bull Anda sebaiknya selalu dirantai dan jangan lupa mengunci pagarnya ketika di rumah.

Mengisolasi Pit Bull mungkin bukan ide yang baik, sehingga Anda juga punya tugas untuk mengajaknya bersosialisasi sejak dini ketika Anda merawatnya. Jangan lupa juga perkenalkan dengan beberapa anggota keluarga Anda. Karena jika tidak, rasa waspada yang dimiliki Pit Bull mungkin akan menjadi masalah ketika anjing ini beranjak dewasa.










(TIN)