Pohon Trembesi Hijaukan Jalur Joglosemar

Yatin Suleha    •    Rabu, 09 May 2018 20:22 WIB
Pohon Trembesi Hijaukan Jalur Joglosemar
Djarum Foundation menuntaskan penanaman pohon Trembesi di seluruh jalur Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Foto: Yatin Suleha)

Ambarawa: Djarum Foundation menuntaskan penanaman pohon Trembesi di seluruh jalur Yogyakarta, Solo, dan Semarang sepanjang 261 KM Joglosemar, atau yang dikenal dengan program "Djarum Trees for Life (DTFL)-Menanam Trembesi 261 KM Joglosemar."

Dimulai pada pertengahan tahun 2016 dengan titik pertama di areal Candi Prambanan, Yogyakarta, kini program Menanam pohon Trembesi 261 KM Joglosemar telah tiba di titik terakhirnya yaitu di Kecamatan Ambarawa, Semarang.

Seremoni digelar meriah di Lapangan Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, pada Rabu, 9 Mei 2018.

Djarum Trees For Life (DTFL) - Menanam Trembesi 261 KM Joglosemar digagas oleh Djarum Foundation dalam upaya menghijaukan kondisi jalur jalan di Jawa Tengah, yang meliputi Semarang-Bawean-Lingkar Ambarawa-Magelang- Lingkar Yogyakarta-Solo- Boyolali hingga Salatiga.

Pemilihan pohon Trembesi bagi Djarum Foundation juga bukan tanpa alasan, hal ini karena kerindangan pohon Trembesi bisa menurunkan suhu 4 derajat celcius, mampu menyerap CO2 sebanyak 28,5 ton per tahun, serta dapat mencegah banjir.

Di titik terakhir program ini juga telah berhasil tertanam sebanyak 10.576 pohon Trembesi di seluruh Joglosemar. Melebihi target awal yang dicanangkan sebanyak 10 ribu pohon Trembesi.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji mengatakan program Penanaman Trembesi 261 KM Joglosemar merupakan inisiasi dari Djarum Foundation yang mempunyai tujuan untuk memerbaiki lingkungan dan kualitas udara untuk masa depan yang lebih baik.

"Program ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian, tanggung jawab, serta komitmen Djarum Foundation terhadap lingkungan guna mengurangi efek pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang bersahabat bagi Indonesia di masa depan," ujar FX Supanji, usai seremoni di Lapangan Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, Rabu, 9 Mei 2018.

Seremoni penanaman ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh pemerintah setempat, yakni Wakil Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha, SH dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali, Juana Ir. H. Ruhban Ruzziyatno.

Hadir juga grup band RAN yang didapuk sebagai Duta Penghijauan Bakti Lingkungan Djarum Foundation. RAN yang terdiri dari Rai, Aska, dan Nino ini ikut serta menanam pepohonan di area Danau Rawa Pening, Ambarawa.

Tidak hanya melakukan penanaman, program DTFL ini juga berkomitmen melakukan perawatan secara menyeluruh selama tiga tahun untuk semua pohon yang ditanam.

Perawatan meliputi penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga penggantian bila ada pohon yang rusak atau mati. 

"Kami sadar bahwa untuk mewujudkan lingkungan yang hijau dibutuhkan upaya bersama-sama dari seluruh elemen masyarakat," ujar FX Supanji.

Hadir juga para perangkat desa dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang yang diharapkan dapat menggerakkan seluruh warga masyarakat untuk ikut melakukan penghijauan secara mandiri di lingkungannya masing-masing.

Di hari yang sama juga, Djarum Foundation memberikan 1.900 bibit pohon kepada perwakilan dari 19 kecamatan tersebut yang terdiri dari 950 bibit pohon Trembesi, 475 bibit pohon Durian, dan 475 bibit pohon Alpukat. Sekaligus juga 190 cangkul serta sekop.

"Manfaat yang diharapkan tidak hanya untuk kita saja, namun juga menjadi warisan untuk generasi selanjutnya, anak cucu kita di masa mendatang. Maka dibutuhkan peran dari kita semua untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup," sambut Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam gerakan penghijauan Djarum Foundation.

Tambahnya lagi bahwa penghijauan tidak hanya memberi dampak positif terhadap lingkungan yang lebih sehat, namun diharapkan juga punya peran dalam perekonomian masyarakat.


(DEV)