Survei: Orang Lebih Memilih Membeli Rumah Dekat Toko daripada Kantor

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 13 Jul 2018 10:00 WIB
surveikeluarga
Survei: Orang Lebih Memilih Membeli Rumah Dekat Toko daripada Kantor
Para peneliti menemukan bahwa aspek yang paling penting untuk calon pembeli rumah adalah kedekatan dengan toko. (Foto: Fineas Anton/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian telah menemukan bahwa sepertiga (31 persen) orang Inggris yang belum membeli properti percaya bahwa mereka tidak akan pernah bisa membeli rumah kecuali membelinya bersama pasangan.  

Bahkan, penelitian yang dipublikasi dalam Skipton Building Society tersebut menyebutkan 10 persen orang Inggris berpikir akan memiliki rumah.

Namun, 18 persen yang berstatus lajang lebih optimis, yakin masih bisa membeli properti sendiri. 

Dari segi waktu, wanita merasa membutuhkan waktu sekitar 5,31 untuk bisa memiliki rumah sendiri. Sementara pria cenderung lebih yakin, dengan durasi 4,51 tahun. 

Para peneliti menemukan bahwa aspek yang paling penting untuk calon pembeli rumah adalah kedekatan dengan toko (46 persen), yang dipandang lebih penting daripada dekat dengan keluarga (41 persen), kantor (40 persen), transportasi publik (31 persen) dan sekolah (23 persen).


(Sebuah penelitian telah menemukan bahwa sepertiga (31 persen) orang Inggris yang belum membeli properti percaya bahwa mereka tidak akan pernah bisa membeli rumah kecuali membelinya bersama pasangan. Foto: Jamie Street/Unsplash.com)

(Baca juga: Studi: Rumah Masa Kecil Jadi Tempat Favorit Kebanyakan Orang)

Namun seperempat (24 persen) dari orang-orang yang telah berhasil membeli rumah mengatakan bahwa keputusan itu didasarkan pada naluri insting lebih dari apa pun.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa penawaran yang kompetitif (33 persen), agen real yang memaksa (26 persen) dan dokumen (30 persen) adalah masalah terbesar yang dihadapi orang ketika membeli properti.

Untuk pembeli pertama kali, penambahan praktis ke rumah lebih menarik daripada hal-hal menyenangkan. Misalnya garasi (36 persen) dianggap lebih menguntungkan daripada kolam (31 persen), jacuzzi (17 persen) atau dekat trotoar  (12 persen).

Penelitian tersebut juga menemukan fenomena baru di mana kaum milenial lebih memilih membeli rumah pertama dengan teman daripada pasangan.





(TIN)