Studi Temukan Alasan Orang yang Selingkuh Tak Dapat Dipercaya Lagi

Torie Natalova    •    Selasa, 11 Apr 2017 15:44 WIB
studi kesehatan
Studi Temukan Alasan Orang yang Selingkuh Tak Dapat Dipercaya Lagi
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang sekali melakukan perselingkuhan, akan kembali melakukan hal yang sama di kemudian hari. (Foto: Pinterest/500px.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perselingkuhan merupakan salah satu pemicu terbesar hancurnya sebuah hubungan. Kini, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang sekali melakukan perselingkuhan, akan kembali melakukan hal yang sama di kemudian hari.

Penelitian yang dilakukan oleh University College London telah mengungkapkan mengapa beberapa orang tidak bisa berubah setelah selingkuh. Para peneliti percaya bahwa setiap kali seseorang berbohong, mereka akan merasa kurang, dan terus kurang bersalah setelahnya.



(Baca juga: Curiga Pasangan Selingkuh? Ini Bukti Paling Umum)

"Kami berspekulasi bahwa respons tumpul untuk tindakan yang berulang dari ketidakjujuran mungkin mencerminkan penurunan respons emosional terhadap keputusannya untuk selingkuh," kata peneliti dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam Jurnal Nature.

Menurut peneliti, kebohongan akan berulangkali dilakukan karena amigdala, yakni daerah otak yang memberikan respons negatif ketika Anda berbohong, kurang kuat merespons setiap kali Anda melakukan kebohongan. Karenanya, Anda merasa hal yang dilakukan tidak buruk setelah menyadarinya.



Faktor yang kuat untuk mencegah Anda dari perselingkuhan adalah reaksi emosional Anda atau pasangan harus ditingkatkan. Ini penting agar Anda atau pasangan merasa seberapa buruk perbuatan yang telah dilakukan dan proses adaptasi untuk mengurangi reaksi tersebut, sehingga memungkinkan Anda atau dia tidak mengulanginya lagi.






(TIN)