Menangani Anak Stres Karena Nilai Akademik yang Buruk

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 30 May 2017 11:13 WIB
keluarga
Menangani Anak Stres Karena Nilai Akademik yang Buruk
(Foto: The Health Site)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai akademis yang buruk membuat anak mengalami tekanan tersendiri, bahkan stres. Orang tua sebaiknya segera menyadari hal tersebut dari perubahan sikap yang ditunjukkan buah hati.

Beberapa perubahan yang merupakan pertanda stres adalah cenderung murung padahal biasanya riang, kurang berinteraksi dengan orang sekitar, merusak barang-barang miliknya, tempramen tinggi, tidak senang melakukan hal yang digemari, hingga kehilangan nafsu makan dan kurang tidur.

Hal-hal tersebut terjadi karena stres melepaskan hormon kortisol yang dapat menyebabkan seseorang menjadi makan berlebih, kurang aktif dan perubahan mood dimana akan berdampak pada kesehatan.

Oleh karena itu, ketika melihat hal tersebut, cobalah mengurangi stres anak dengan melakukan beberapa hal berikut.

1. Membicarakannya

Pertama, bicarakan dengan anak hal apa yang mengganggu dirinya, kegagalan yang dialami atau perasaan takut karena mengecewakan orang tua. Jika berbicara secara personal tak berpengaruh, cobalah minta bantuan tenaga profesional.

2. Merencanakan ke depannya

Bantulah anak belajar dari kesalahan. Nilai buruk terlihat sebagai masalah besar  bagi anak jika sampai menyebabkan stres. Cobalah memberi solusi dengan memberikan kursus agar membantu meningkatkan nilai mereka.

3. Tidur cukup

Kurang tidur adalah salah satu penyebab anak mendapatkan nilai buruk. Oleh karena itu, kurangi penggunaan gawai ketika anak bersiap tidur agar waktu tidurnya tidak terganggu.

4. Makan makanan tertentu

Biarkan anak makan makanan yang tak sehat sesekali, seperti pizza atau es krim, untuk mengurangi rasa cemas dan stres karena nilai buruk. Namun, jangan lupa berikan makanan yang sehat di rumah agar nutrisi yang masuk tetap ada.

5. Rapikan rumah

Rumah yang berantakan dapat membuat anak semakin terganggu secara psikologis, meskipun hal itu adalah wajar. Oleh karena itu, bersihkan dan rapikan rumah ketika anak sedang tidur. Bangun dengan ruang yang rapi membuat anak menjadi lebih tenang di pagi hari.

6. Mencoba yoga dan meditasi

Melakukan teknik pernapasan yang benar melalui yoga dapat membantu mengurangi stres. Asupan oksigen yang cukup membantu menghilangkan suasana hati yang buruk.


(DEV)