Agar Anak Mau Makanan Sehat

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 27 Dec 2017 18:59 WIB
makanan sehat
Agar Anak Mau Makanan Sehat
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Membesarkan anak dengan makanan sehat setiap hari menjadi sebuah tantangan. Banyak orang tua memiliki anak yang hanya ingin makan chicken nugget, pasta, makaroni, keju, dan pastinya tanpa sayuran sedikitpun.

Lalu, apa yang harus orang tua lakukan agar anak-anaknya mau mengonsumsi sayuran? Pertama, jangan stres. Dilansir dari CNN, Rabu, 27 Desember 2017, berikut 7 tips terbaik agar anak Anda rajin mengonsumsi sayuran dan makanan sehat lainnya.

1. Peran orang tua                                            

Anda mungkin tidak bisa mengendalikan segala hal yang dimakan anak Anda, terutama saat anak tidak berada di rumah. Tapi Anda bisa memberi mereka fondasi untuk mengonsumsi makanan sehat saat di rumah.

Para orang tua disarankan tidak membawa junk food ke rumah. Orang tua juga jangan memohon atau mengancam atau menyuap anak Anda untuk memakan makanan sehat, karena taktik tersebut tidak efektif. Jangan menyamakan selera anak dengan selera Anda.

2. Bermain sambil memasak

"Tips utama saya adalah membuat makanan tampak menarik jika anak Anda secara alami penasaran, menikmati sains atau alam dan bersedia untuk terlibat," kata Lori Day, seorang psikolog pendidikan dan konsultan.

Misal, saat Anda akan memasak kacang polong, ajak anak untuk turut serta mengupas kacang polong, menghitungnya, mengurutkannya menurut ukuran dan bermain dengan mereka sebelum memasukkannya ke sup.

3. Bawa anak-anak terlibat

Beberapa orang tua berbicara tentang bagaimana membawa anak-anak ke pasar atau toko kelontong dan meminta bantuan saat memasak, hal ini bisa membuat mereka lebih bersemangat dalam mengonsumsi makanan mereka.

"Anak-anak dapat terinspirasi untuk makan sehat saat mereka menjadi bagian dari proses pembuatan makanan," kata Margaret McSweeney, host yang mewawancarai sekitar 200 koki, penulis buku masak dan pakar industri makanan.

4. Berikan anak pilihan

Ava Parnass, psikoterapis bayi-anak dan penulis Hungry Feelings Not Hungry Tummy, mengatakan bahwa sejak usia muda, orang tua harus membiarkan anak-anak mereka memilih makanan, buah, sayuran dan makanan ringan yang mereka sukai.

Jangan pernah terlibat dalam pertarungan kekuasaan dengan anak-anak Anda tentang makanan. Pastikan Anda tidak terlalu mengendalikan, overeducating atau over-lecturing pada mereka. Karena hal ini justru akan membuat anak memberontak.

5. Jadilah kreatif

Rachel Matos, seorang ahli strategi pemasaran media sosial, mengatakan bahwa anak laki-lakinya yang masih remaja sangat menyukai sayap ayam dan kue manis, dan juga jus. Namun selalu memilah-milah saat mengonsumsi sayuran.

"Alih-alih berdebat setiap malam karena tak mau makan sayuran, saya memilih untuk membuat jus buah dan smoothies alami namun perlahan mulai menambahkan kangkung, bayam, dan sayuran lainnya. Dia melihat perubahan warna tapi terus menikmati rasanya, jadi seiring berjalannya waktu, saya menambahkan lebih banyak sayuran hijau pada jusnya,” ujar Matos.

6. Anak berkaca pada orang tua

Anak menonton semua hal yang kita lakukan, jadi tidak mengherankan jika mereka mengikuti apa yang Anda makan. Karenanya, baik jika Anda dan pasangan juga menunjukkan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan sehat setiap hari.

7. Hidangan warna-warni

"Kami berbicara tentang warna makanan dan bagaimana cara paling sehat membuat makanan yang memiliki beragam warna, sedikit merah, sedikit hijau, sedikit berwarna oranye, sedikit kuning," ujar Kathy Beymer, pendiri situs kerajinan Merriment Design.

Dengan piring yang menyajikan makanan aneka warna dari buah, sayur dan makanan shat lainnya, akan membuat anak Anda semangat untuk melahapnya.


(TRK)