Membaca Bahasa Tubuh saat Bersama Pasangan

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 26 May 2018 20:18 WIB
romansahubungan pasangan
Membaca Bahasa Tubuh saat Bersama Pasangan
Membaca Bahasa Tubuh saat Bersama Pasangan (Foto: istock)

Jakarta: Bahasa tubuh dapat mengungkapkan bagaimana keadaan sebuah hubungan, di mana komunikasi non-verbal dilakukan oleh kedua pasangan.

Berikut adalah beberapa arti bahasa tubuh saat sedang berjalan bersama pasangan menurut ahli terapi Terri Orbuch, Ph.D. dari Oakland University di Michigan.

1. Bergandengan tangan
"Ini bukan hal yang semua pasangan lakukan. Sentuhan melambangkan intimasi, kedekatan emosional dan kebahagiaan dalam hubungan," kata Orbuch.

Ia menambahkan, normalnya jarak satu orang ke orang lain adalah satu setengah kaki, yang merupakan ruang personal. Jika seseorang mau digandeng dengan sangat dekat, itu berarti ada kebahagiaan dan kedekatan diantara keduanya.

2. Memegang punggung pasangan
"Beberapa orang berpikir ini adalah gerakan kekuasaan, di mana orang yang menempatkan tangan menunjukkan mereka memiliki lebih banyak status dan kekuatan dalam hubungan itu," katanya.

"Tapi itu juga bisa menjadi tanda kedekatan, kenyamanan, dan kedekatan emosional. Anda menjangkau orang itu dan secara simbolis membantu mereka naik atau memasuki ruangan dengan cara yang positif."

3. Tangan di bahu pasangan (merangkul)
Menurut Orbuch, bahasa tubuh tersebut pertanda pasangan mencoba untuk lebih dekat secara fisik dengan menarik orang yang dikasihinya ke dalamnya. Keinginan untuk mengurangi kesenjangan fisik antara Anda dan mereka mengatakan bahwa pasangan Anda merasa lebih dekat dengan Anda secara emosional.

4. Memegang lengan
"Saya cenderung menganggap ini sebagai tidak romantis, karena saya melihat hal seperti dalam hubungan orangtua-anak, di mana orang tua menahan lengan mereka untuk anak," kata Orbuch.

Namun, dalam hubungan romansa, bahasa tubuh sepetrti ini juga kerap terlihat. Gestur tersebut menandakan perbedaan dalam pengalaman, dimana pasangan memiliki kekuatan lebih dan memimpin pasangan dengan cara paternalistik.

"Bagi saya itu tidak menunjukkan kedekatan atau kebahagiaan; itu adalah cara yang lebih formal atau tepat untuk menyentuh yang tidak intim."

5. Berjalan di depan pasangan
"Ini adalah tanda bahwa pasangan tidak bertindak sebagai sebuah tim dan mungkin tidak terlalu senang," tukas Orbuch.

Namun, penting untuk mempertimbangkan situasinya."Banyak kali pria membiarkan wanita ke kamar pertama, atau ke baris pertama, atau di depan mereka jika mereka berjalan di suatu tempat sempit, dan itu adalah tanda hormat dan perhatian."

6. Bersandar pada pasangan
Bersandar pada pundak atau dada pasangan adalah gerakan yang manis menurut Orbuch. "Ini pertanda bahwa ia merasa dekat, percaya, dan ingin didekat Anda. Ini adalah pertanda positif."

Ketika pasangan saling mengenal dengan baik, mereka bahkan dapat duduk di sisi meja yang sama sehingga mereka dapat lebih dekat dan bersandar satu sama lain.

7. Memegang pinggang pasangan
Ketika seseorang melingkarkan lengannya di pinggang pasangan, dan tidak melepaskan ketika salah satu pasangan bangkit atau bergerak untuk berjalan sendiri, itu menggambarkan rasa memiliki.

"Jika Anda bisa masuk ke ruangan secara terpisah, tetapi saya tidak mengizinkan Anda, itu bisa bersifat posesif atau mungkin menunjukkan bahwa saya tidak aman dan tidak ingin sendirian. Ada garis tipis antara posesif dan tidak aman."

8. Berdiri berdampingan
Semakin banyak bagian depan tubuh pasangan berbalik ke arah satu sama lain, semakin mereka menyukai satu sama lain, kata Orbuch. Namun, berdiri berdampingan dengan tubuh tidak menghadap ke pasangan bukan berarti keduanya tak saling menyukai, tetapi sedang mendengarkan orang lain.


 


(ELG)