Ini yang Diinginkan Generasi Milenial dalam Percintaan

Raka Lestari    •    Jumat, 30 Mar 2018 09:31 WIB
generasi milenial
Ini yang Diinginkan Generasi Milenial dalam Percintaan
Generasi milenial mengharapkan dan menciptakan hubungan yang didasarkan pada landasan yang kuat dari keintiman sejati dan hubungan yang setara. (Foto: Pablo Heimplatz/Unsplash.com)

Jakarta: Generasi milenial memang memiliki hubungan yang cukup rumit dalam pernikahan. Dilansir dari Huffington Post secara statistik mereka yang berusia 20-30 tahunan menunda untuk menikah dan memiliki anak. Usia rata-rata untuk melakukan pernikahan pertama adalah pada usia 27 tahun untuk wanita dan 29 tahun untuk pria. 

Menurut Jennifer Behnke seorang terapis pernikahan dan keluarga yang secara spesifik menangani generasi milenial, banyak kaum milenial yang memiliki standar yang sangat tinggi dalam hal pernikahan dan terkadang itu adalah sesuatu yang mustahil. 

"Mereka tidak akan bertahan dalam hubungan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka," katanya. "Generasi Milenial tahu ada banyak ikan di laut atau di aplikasi kencan yang banyak di antaranya akan dengan senang hati memenuhi standar mereka."

Lalu, apa saja yang generasi milenial inginkan dari pasangan mereka? Berikut ini adalah daftarnya.

(Baca juga: Mengenal Generasi Milenial dan 'Kids Zaman Now')

1. Menginginkan pasangan yang sama ambisiusnya dengan mereka
Generasi Milenial mencari pasangan yang setara dalam segala hal. Seseorang yang dapat tumbuh bersama mereka. Seseorang yang akan melengkapi pekerjaan dan mungkin bahkan meningkatkan karier mereka di suatu hari, kata Behnke.

"Generasi Milenial adalah orang yang pekerja keras. Mereka tidak menginginkan pasangan yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di depan TV atau bermain sepanjang hari."


(Generasi milenial memang memiliki hubungan yang cukup rumit dalam pernikahan. Dilansir dari Huffington Post secara statistik mereka yang berusia 20-30 tahunan menunda untuk menikah dan memiliki anak. Foto: Carly Rae Hobbins/Unsplash.com)

2. Menginginkan kehidupan lain selain hubungan mereka 
 "Mereka ingin bersama satu sama lain, tetapi pada saat yang sama, mengejar tujuan karier masing-masing, mempertahankan persahabatan lama dan baru, dan tetap menikmati hobi mereka. Mereka percaya bahwa mereka akan mencapai kesuksesan sebagai pasangan karena kesuksesan individual mereka," ujar kata Joyce Morley, seorang terapi perkawinan dan keluarga. 

3. Menginginkan komitmen, tapi bukan pernikahan 
"Salah satu sifat generasi milenial adalah orang-orang yang menginginkan komitmen namun kurang tertarik dalam pernikahan," kata Deborah Duley, seorang psikoterapis dan direktur klinis dari Empowered Connections. 

"Ini berbeda dari generasi masa lalu, dan itu dapat dikaitkan dengan pengalaman mereka melihat begitu banyak pernikahan yang gagal, yang tidak diinginkan bagi banyak generasi milenial. Mereka ingin berada dalam hubungan jangka panjang yang serius dan berkomitmen, tetapi saya tidak mendengar mimpi menikah."

4. Menginginkan pembagian tugas yang adil 
"Wanita-wanita  dari generasi milenial ini tidak hanya mencari pasangan untuk mereka," kata Jess Hopkins, seorang life coach bersertifikat  di Los Angeles, California. "Mereka mencari seseorang yang ingin terlibat dalam spektrum penuh tanggung jawab dan pengalaman sehari-hari, termasuk dalam pekerjaan rumah tangga, memasak, membersihkan dan membesarkan anak."

5. Menghargai hubungan seksual 
"Generasi milenial mengharapkan dan menciptakan hubungan yang didasarkan pada landasan yang kuat dari keintiman sejati dan hubungan yang setara," kata Duley. 








(TIN)