Sifat Pemalas Ternyata Menular

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 01 Apr 2017 21:23 WIB
penelitian
Sifat Pemalas Ternyata Menular
Sifat Pemalas Ternyata Menular (Foto: ist)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak hanya penyakit yang bisa menular, sifat pun demikian. Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa sifat seseorang bisa menular pada orang-orang di sekitarnya, seperti rasa malas, tak sabar, dan sifat hemat.

Namun, tak banyak yang menyadarinya. Tiga sifat yang disebutkan di atas adalah sifat unik yang banyak tertular dan rentan memengaruhi orang lain.

"Ketiganya berhubungan dengan keputusan yang kita ambil sehari-hari, termasuk pertimbangan yang dapat menimbulkan risiko, usaha, dan penundaan," ujar peneliti Jean Daunizeau dari French National Institute of Health and Medical Research (INSERM).

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Computational Biology tersebut, Daunizeau dan rekan-rekannya meminta 56 orang untuk membuat serangkaian keputusan yang melibatkan risiko, penundaan atau usaha.

Mereka menanyakan orang-orang apakah para partisipan lebih suka mengikuti undian dengan kesempatan 90% untuk memenangkan hadiah kecil, atau satu dengan kesempatan 10% untuk memenangkan hadiah besar; apakah mereka lebih memilih hadiah kecil dalam tiga hari atau hadiah yang lebih besar dalam beberapa bulan; dan apakah mereka akan memilih melakukan tugas yang menuntut fisik dengan hasil yang besar atau satu lebih mudah dengan hasil yang lebih kecil.

Para partisipan kemudian diminta untuk memprediksi bagaimana orang lain akan mendekati skenario yang sama. Setelah melihat respons dari orang-orang peserta lain (yang sebenarnya algoritma komputer, tanpa diketahui para partisipan yang sebenarnya), mereka kemudian diminta untuk membuat seri kedua keputusan.

Di babak kedua pengambilan keputusan, sikap masyarakat partisipan menjadi lebih mirip dengan peserta fiksi. Banyak dari mereka juga diasumsikan (tanpa bukti) bahwa sikap orang lain akan menyerupai mereka sendiri.

Para peserta sebagian besar tidak menyadari bias-bias ini, demikian menurut para penulis. Mereka menulis bahwa pergeseran sikap bawah sadar kemungkinan adalah salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap keselarasan alami terhadap perilaku manusia secara kolektif.

Belum jelas bagaimana jenis sifat tersebut bisa tertular, apakah sebagai bentuk umpan balik atau tekanan kelompok, atau bagaimana perilaku tersebut bisa berubah jika orang lain menjadi memerhatikan mereka.

"Misalnya, jika bos Anda yang pemalas memberi penghargaan karena usaha keras yang Anda lakukan, apakah Anda akan menjadi lebih rajin atau makin malas? Bagaimana jika seseorang membuat Anda tersadar bahwa Anda meniru sifat malas bos Anda?" ujar Daunizeau.

Penelitian lebih lanjut diperlukan, dan temuan tersebut tidak dimaksudkan untuk mencegah Anda menghabiskan waktu dengan orang-orang tertentu. Tapi Daunizeau mengatakan, hal ini justru menguntungkan bagi seseorang yang dikelilingi dengan orang-orang beretos kerja keras.


(ELG)