Mengapa Cincin Pernikahan Dikenakan di Jari Manis?

Raka Lestari    •    Kamis, 09 Nov 2017 17:26 WIB
Mengapa Cincin Pernikahan Dikenakan di Jari Manis?
Cincin pernikahan dikenakan di jari manis (Foto: Reader Digest)

Jakarta: Cincin pernikahan menjadi simbol bahwa seseorang telah terikat. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa cincin pernikahan disematkan pada jari manis? bukan jari telunjuk atau lainnya. 

Sebenarnya ada alasan historis dari ungkapan "jari manis," dan mengapa kebanyakan orang memakai cincin kawin di sebelah kiri.

Tradisi memakai cincin kawin berasal dari Mesir kuno. Para arkeolog menemukan bukti dalam hieroglif bahwa para pengantin wanita mengenakan cincin, menurut laporan BBC.

Orang-orang Mesir yang memakai cincin kawin sebagai simbol keabadian percaya ada "saraf halus" yang berjalan dari jari manis sampai ke jantung, seperti yang dilaporkan oleh Mental Floss.

Ketika Cinta Anda Ditolak si Dia

Jantung sendiri adalah organ untuk memompa darah. Dari pemikiran itulah jantung juga dianggap sebagai pusat emosi  dan perasaan yang bisa menghasilkan rasa cinta.

Menurut Snopes, orang-orang Mesir bukanlah satu-satunya yang memakai cincin pernikahan. Orang Yunani Kuno dan Romawi kuno juga menyelipkan cincin kawin di jari manis kiri mereka dengan alasan yang sama. Mereka percaya vena amoris, nama latin pembuluh darah yang berhubungan dengan rasa cinta bergerak menuju ke jantung.

Meski pembuluh darah seperti itu tidak benar-benar nyata, negara-negara Barat telah melanjutkan tradisi kuno itu. Dalam budaya lain, seperti di Denmark, Polandia, dan Kuba, cincin pernikahan dipakai di tangan kanan.

Secara tradisional, wanita adalah satu-satunya yang memakai cincin pernikahan. Pria tidak memakainya sampai Perang Dunia II, ketika para suami yang sedang pergi berperang menginginkan sesuatu yang bisa mengingatkan mereka kepada istri dan anak mereka.


(DEV)