Studi: Pasangan Usia Sebaya Paling Bahagia

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 05 Aug 2017 18:35 WIB
pernikahanhubungan pasangan
Studi: Pasangan Usia Sebaya Paling Bahagia
Studi: Pasangan Usia Sebaya Paling Bahagia (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi selama 13 tahun menunjukkan bahwa pasangan dengan jarak usia jauh cenderung kurang puas dengan pernikahan.

Penelitian yang melibatkan ribuan rumah tangga di Australia tersebut menemukan bahwa pasangan dengan rentan usia dekat lebih sinkron dalam perubahan keputusan hidup seperti kapan memiliki anak dan kebiasaan belanja, yang membuat mereka lebih kompatibel dalam jangka panjang.

Selain itu, jarak usia yang dekat juga lebih siap mengatasi krisis bersama seperti penurunan ekonomi secara tiba-tiba.

Bahkan, pria yang menikahi wanita berusia lebih muda adalah yang paling bahagia. Sebaliknya, pria yang berpasangan dengan wanita lebih tua terbilang paling tak bahagia dalam pernikahan jangka panjang.

"Perbedaan usia yang jauh cenderung membuat keduanya menginginkan hal yang berbeda dalam hidup. Misalnya, jika salah satu ingin liburan sementara yang lain sudah pernah melakukannya. Tingkat kedewasaan dapat bervariasi dan argumen tentang kecemburuan dan finansial adalah hal yang umum," tukas ahli hubungan James Preece pada The Independent.

Pada akhirnya, keseimbangan kebahagiaan adalah kuncinya di mana kompromi dan memelajari satu sama lain dapat mewujudkannya.

Yang mengejutkan, penelitian tersebut menemukan bahwa wanita yang menikah dengan pria lebih tua merasa sangat tak puas dan mereka yang menikah dengan pria lebih muda jauh lebih puas.

Kesimpulannya, pria dan wanita mengharapkan pasangan yang lebih muda. Oleh karena itu, pasangan dengan usia sepantaran adalah yang paling berbahagia.

Studi tersebut dimulai sejak tahun 2001 dan kepuasan dalam pernikahan diukur setiap tahun.


 


(ELG)