Pada Usia Ini Anak-anak Baru Bisa Menyimpan Uang

Raka Lestari    •    Senin, 09 Apr 2018 11:18 WIB
keluarga
Pada Usia Ini Anak-anak Baru Bisa Menyimpan Uang
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Memberi bekal uang lebih menjadi salah satu cara agar anak mau menabung. Namun, orang tua sebaiknya menyesuaikan dengan usia anak karena belum tentu anak sudah paham untuk menyimpan uang. 

Menurut sebuah survey, anak-anak baru mulai memahami nilai uang pada saat mereka berusia 10 tahun. Usia tersebut adalah usia di mana mereka berhenti mempercayai bahwa uang tidak terbatas, bahwa uang harus diperoleh, dan penting untuk disimpan, menurut penelitian dari Santander.

Sebanyak 7 persen orang tua percaya bahwa anak mereka telah memahami konsep uang pada usia lima tahun.

Survei tersebut mencakup penilaian anak-anak berusia 5 hingga 15 tahun serta orang tua, menemukan hampir 9 dari 10 atau sekitar 89 persen anak laki-laki mengatakan mereka ingin menghemat uang untuk masa depan, sedangkan pada anak perempuan hanya sebesar 77 persen saja yang mengatakan ingin menghemat uang untuk masa depan. 

Ketika anak-anak ditanya mengapa mereka ingin menghemat uang, hampir setengahnya atau sekitar 47 persen ingin membeli permen atau produk mainan sebagai motivasi menabung, sementara sebanyak 40 persen mengatakan ingin digunakan untuk pergi bersama teman dan sebanyak 39 persen mengatakan ingin menggunakannya untuk berlibur.

Sebanyak 34 persen dari anak-anak menabung untuk membeli hadiah untuk keluarga mereka dan sebesar 20 persen berpikir menabung untuk masuk ke universitas, menurut penelitian tersebut.

Mayoritas orang tua yaitu sekitar 85 persen percaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk mengajari anak-anak mereka tentang pentingnya menabung, sementara 10 persen percaya bahwa tanggung jawab ini ada di sekolah, menurut survei.

Hetal Parmar, head of savings di Santander, mengatakan "Menyimpan dan menganggarkan adalah keahlian hidup yang penting sehingga mendorong banyak orang tua untuk menganggap ini serius."




(DEV)