Cara Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol pada Anak

Raka Lestari    •    Rabu, 18 Jul 2018 08:04 WIB
perkembangan anak
Cara Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol pada Anak
Berikut ini adalah cara-cara yang bisa dilakukan agar anak Anda menghentikan kebiasaan mereka menghisap jempol. (Foto: Omar Lopez/Unsplash.com)

Jakarta: Ketika anak-anak Anda masih berusia bayi atau bahkan ketika masih berada di dalam kandungan, menghisap jempol mereka sendiri mungkin akan terlihat menggemaskan.

Dan ketika mereka sudah mulai tumbuh, dan mereka menghisap jempol untuk memberikan rasa tenang pada diri sendiri. Tetapi ada satu titik, biasanya ketika mereka sudah mulai sekolah di mana kebiasaan mereka menghisap jempol cukup mengganggu dan sebaiknya dihentikan. 

Dikutip dari Romper, berikut ini adalah cara-cara yang bisa dilakukan agar anak Anda menghentikan kebiasaan mereka menghisap jempol.

(Baca juga: Efek Samping Menghisap Jari Bagi Balita)

1. Mencari tahu mengapa mereka melakukan kebiasaan tersebut
Kebanyakan anak-anak menghisap jempol mereka ketika merasa cemas atau saat kelelahan. Penulis Breakthumbsucking.com, Runa Mowla-Copley, menjelaskan bahwa Anda harus terlebih dahulu mencoba menemukan akar penyebab dari kebiasaan mereka menghisap jempol.  

"Alasan umum untuk mengisap jempol termasuk kecemasan, kebosanan, kelelahan, untuk menenangkan diri. Jika Anda dapat mengenali pemicu tersebut, Anda dapat menawarkan solusi alternatif untuk membantu mereka mengatasinya," ujar Copley. 


(Penulis Breakthumbsucking.com, Runa Mowla-Copley, menjelaskan bahwa Anda harus terlebih dahulu mencoba menemukan akar penyebab dari kebiasaan mereka menghisap jempol. Foto: Courtesy of Aleksandrbs/Fotolia)

2. Bicarakan hal tersebut
Sebagian besar anak-anak tidak mengetahui bahwa menghisap jempol merupakan kebiasaan yang tidak baik bagi mereka. Anda mungkin perlu membicarakan kepada mereka efek dari kebiasaan menghisap jempol tersebut.  

Menurut WebMD, munculkan cara-cara kreatif untuk membantu anak Anda memahami bahwa ia tumbuh dewasa dan suatu hari tidak akan mengisap jempolnya lagi, seperti menunjukkan contoh karakter atau teman yang lebih tua dan tidak mengisap jempolnya. 

3. Berikan pujian ketika mereka tidak menghisap jempol 
Memberikan pujian kepada anak-anak untuk tidak menghisap jempol mereka adalah kebiasaan yang baik yang bisa membuat mereka melanjutkan kebiasaan tersebut. Jangan mempermalukan atau mengkritik mereka karena itu bisa menjadi bumerang yang pada akhirnya malah membuat mereka semakin sulit menghilangkan kebiasaan tersebut. 

4. Mengingatkan mereka secara halus
Banyak anak-anak yang tidak menyadari kebiasaan mereka menghisap jempol, mereka melakukannya secara refleks dan tidak sadar. Anda bisa mengingatkan mereka dengan memberi isyarat tangan khusus atau isyarat lainnya agar mereka tidak melakukan kebiasaan mereka tersebut. 

5. Memberikan hadiah
The Washington Post menyarankan agar memberikan anak Anda hadiah ketika mereka tidak lagi menghisap jempol. Dengan memberinya hadiah bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk menghentikan kebiasaan mereka dalam menghisap jempol tersebut.





(TIN)