Mendisiplinkan Anak Orang Lain, Bisakah?

Yatin Suleha    •    Selasa, 15 Nov 2016 12:01 WIB
perkembangan anak
Mendisiplinkan Anak Orang Lain, Bisakah?
Kalau si anak menjadi marah atau sedih karena Anda mencoba untuk menjelaskan bahwa yang ia lakukan itu tidak baik, sebaiknya ceritakan pada ibunya juga. (Foto: Maede2)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda sudah susah payah menerapkan kedisiplinan pada anak Anda, namun ketika bertemu dengan temannya yang membuat masalah, Anda seperti makan buah si Malakama. Ingin memberitahukan orangtuanya pun Anda mungkin merasa sungkan.

Menjaga hubungan pertemanan anak Anda dengan temannya, berarti Anda juga menjaga pertemanan dengan ibunya. Jika anak orang lain tersebut berbuat semaunya pada anak Anda, sudah saatnya Anda berbicara dengan orangtuanya. 

(Baca juga: Cara Kerja Musik dan Tari dalam Perkembangan Otak Anak)


Kapan saatnya untuk berbicara?
Kalau Anda ragu untuk memberitahukan perilaku yang tidak berkenan kepada orangtua si anak, berikut ini beberaa strategi yang bisa Anda lakukan dari Neil McNerney, konselor untuk keluarga di Virginia.

1. Kalau hanya hal kecil, seperti berebut mainan truk, dan tidak ada yang luka maka diamkan saja.

2. Kalau sudah melakukan tindakan perusakan, seperti merobek kertas atau merusak bel sepeda dengan sengaja, katakan saja "Mereka biasanya sangat menikmati main bersama, tapi kenapa ya dia begini..."

3. Kalau si anak menjadi marah atau sedih karena Anda mencoba untuk menjelaskan bahwa yang ia lakukan itu tidak baik, sebaiknya ceritakan pada ibunya juga. 

Anda tidak ingin ibunya dapat cerita dari versi anak atau tetangga saja. Hal ini baik karena si ibu bisa dapat informasi tambahan tentang apa yang mungkin dilakukan anaknya di rumah Anda juga.






(TIN)