5 Hal dalam Tindakan Perundungan

   •    Kamis, 10 Aug 2017 16:46 WIB
bullying
5 Hal dalam Tindakan Perundungan
Tindakan kekerasan dalam kasus perundungan dapat berupa kekerasan verbal, fisik, atau yang berakibat psikologis seperti membuat malu. (Foto: Dmitry Ratushny/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perilaku perundungan tentu saja bukan hal yang baik, dan tak hanya itu, para penonton yang dalam istilah psikologi disebut dengan bystander juga punya peran yang ternyata banyak dalam kasus perundungan ini.

Psikolog TigaGenerasi Brawijaya Clinic, Marcelina Melissa M.Psi dalam tulisannya mengenai Bullying Phenomenon: The Power of Bystanders yang diterima oleh Metrotvnews.com, menjelaskan untuk mengetahui peran bystander secara lebih jelas, kita sebaiknya perlu memahami nature bullying itu sendiri. 

"Terdapat lima hal yang terdapat dalam tindakan bullying," ujarnya dalam tulisan. Antara lain:



(Baca juga: Para Penonton dalam Kasus Perundungan)

• Adanya keinginan dari pelaku untuk menyakiti orang lain (Rigby, 2002).

• Muncul tindakan kekerasan untuk menyakiti orang lain (Rigby, 2002). Tindakan kekerasan dapat berupa kekerasan verbal, fisik, atau yang berakibat psikologis seperti membuat malu.

• Adanya ketidakseimbangan kekuasaan, dimana pelaku merasa lebih berkuasa dibandingkan korban (Olweus, 1992).

• Tindakan dilakukan secara berulang (Farrington, 1993).

• Adanya “penonton” yang menikmati perilaku agresif yang dilakukan pelaku (Rigby, 2002). Hal yang dinikmati umumnya karena melihat ketidakberdayaan korban. Penonton yang dimaksud dalam hal ini adalah bystander.











(TIN)