Pentingnya Menanggapi Ocehan Si Kecil

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 10 Apr 2018 14:40 WIB
keluargaperkembangan anak
Pentingnya Menanggapi Ocehan Si Kecil
Bayi yang berusaha merespons apa yang ibu atau pengasuh mereka katakan cenderung lebih efektif dalam mencerna dan belajar berbahasa. (Foto: Chelsea Ferenando/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi menyebutkan bahwa bayi yang terbiasa mendengarkan sang ibu berbicara akan membantu mereka dalam kemampuan berbahasa kelak. Oleh karena itu, merespons ocehan si kecil penting dilakukan. 

Bayi yang berusaha merespons apa yang ibu atau pengasuh mereka katakan cenderung lebih efektif dalam mencerna dan belajar berbahasa. 

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Developmental Science tersebut menemukan bahwa bayi memodifikasi suara mereka untuk menjadi lebih seperti ucapan dalam menanggapi umpan balik dari pengasuh mereka. Bayi juga memelajari bahwa benda-benda memliki nama dari pengasuh yang memberitahu mereka. 

Para peneliti melakukan penelitian dengan mencatat dan menggabungkan vokalisasi dari 40 anak berusia sembilan bulan dan ibu mereka, menggunakan 'paradigma pemutaran' untuk menilai bagaimana bentuk-bentuk suara dan tindakan tertentu oleh bayi memengaruhi perilaku orang tua.

"Kami berharap ibu akan lebih merespons ketika bayi mengoceh. Peningkatan respons berarti semakin banyak kesempatan bayi untuk belajar bahasa," ujar Michael Goldstein, asisten profesor psikologi di Cornell University.


(Bayi yang berusaha merespons apa yang ibu atau pengasuh mereka katakan cenderung lebih efektif dalam mencerna dan belajar berbahasa. Foto: Joshua Rodriguez/Unsplash.com)

(Baca juga: 6 Tahap Tumbuh Kembang Anak yang Harus Diketahui Orangtua)

Ia menambahkan, hal-hal yang diungkapkan ibu juga cenderung mengandung informasi sederhana dan dapat dipelajari tentang struktur bahasa dan benda-benda di sekitar bayi.

"Oleh karena itu, dengan dengan memvariasikan bentuk dan konteks vokalisasi, bayi memengaruhi perilaku ibu dan menciptaksan interaksi sosial," tukas Goldstein. 

Para peneliti juga menemukan bahwa para ibu merespons lebih sering dan lebih informatif terhadap vokalisasi yang diarahkan pada benda daripada yang tidak diarahkan.

"Menurut kami, hal semacam ini terjadi karena objek yang dilihat bayi menciptakan peluang bagi ibu untuk melabelinya, jadi dia lebih mungkin untuk menanggapi dengan informasi spesifik daripada ketika bayi mengoceh pada sesuatu yang tak jelas," kata Rachel Albert, asisten profesor psikologi di Lebanon Valley College.







(TIN)