Cara Jitu Membedung Bayi dengan Benar

   •    Rabu, 19 Dec 2018 13:59 WIB
keluargaperkembangan anaktips & trik
Cara Jitu Membedung Bayi dengan Benar
Yuk, simak dengan saksama bagaimana membedung bayi Anda secara aman. (Foto: Mindy Olson P/Unsplash.com)

Jakarta: Pasti Anda sudah sering melihat bayi yang baru lahir suka dibedung oleh orang tuanya. Selama beberapa bulan sejak kelahirannya, bayi akan sering dibedung, terutama saat bayi tidur. Ini mungkin sudah menjadi kebiasaan.

Jika bayi Anda sering rewel, ingin membuatnya merasa aman serta nyaman? Lakukanlah dengan cara membedungnya.

Membedung adalah tradisi lama yang meniru kondisi rahim dan yang Anda perlukan hanyalah selimut lalu melipatkannya dengan benar.

Yuk, simak dengan saksama bagaimana membedung bayi Anda secara aman. Bahan yang dibutuhkan satu selimut lampin untuk membedungnya, melansir dari BabyCenter.

(Baca juga: Kenapa Bayi yang Baru Lahir Lebih Banyak Tidur?)


(Membedung adalah tradisi lama yang meniru kondisi rahim dan yang Anda perlukan hanyalah selimut lalu melipatkannya dengan benar. Foto: Julie Johnson/Unsplash.com)

1. Letakan selimut di permukaaan datar
Taruh selimut di permukaan datar dan lipat sedikit salah satu sudutnya. Tempatkan bayi pada lipatan selimut, bahunya berada tepat di atas lipatan. Pastikan juga selimut bedung terbuat dari bahan yang sangat tipis dan elastis.

2. Posisikan lengan bayi
Pastikan kedua lengan bayi Anda berada di bawah dan mengapit tubuhnya. Tarik sudut selimut dekat dengan lengan kirinya menutupi dadanya. Kemudian selipkan sudut selimut di bawah sisi kanan tubuhnya (berikan sedikit kelonggaran agar bayi dapat bebas bergerak).

3. Posisikan lengan bayi yang satu lagi
Tarik sudut selimut dekat lengan kanannya dengan menutup dadanya. Kemudian selipkan sudut selimut di bawah sisi kiri tubuhnya. Jangan terlalu kencang melipatnya dan berikan kelonggaran.

4. Tutup bagian bawah bedung
Putar atau lipat ujung bawah selimut dan selipkan ke bagian belakang bayi. Pastikan kedua kakinya agak menekuk ke atas, serta kaki dan pinggulnya dapat bebas bergerak.

Maria Fransiska




(TIN)