Selamat Pagi Indonesia

Ibu Minim Pengetahuan Nutrisi Memicu Anak Kurang Gizi

   •    Kamis, 02 Mar 2017 11:15 WIB
gizi kurang
Ibu Minim Pengetahuan Nutrisi Memicu Anak Kurang Gizi
Seorang balita penderita gizi buruk di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pakar Kesehatan Tan Shot Yen menyebut pengetahuan ibu tentang nutrisi dapat menyelamatkan anak dari gizi kurang bahkan gizi buruk. Menurutnya, banyak awam yang tidak memahami kontributor gizi buruk itu mulai muncul sebelum anak lahir.

"Kontributor gizi buruk atau gizi kurang itu banyak, salah satunya 1001 hari pertama bahkan sejak anak itu belum belum dilahirkan. Ini berkaitan sekali dengan pengetahuan ibu," katanya dalam Selamat Pagi Indonesia, Kamis 2 Maret 2017. 

Tan Shot Yen mengatakan, tak hanya saat hamil, pengetahuan ibu tentang nutrisi juga menentukan status gizi anak setelah lahir. Kebanyakan saat hamil, ibu makan makanan yang tidak dibutuhkan dirinya atau bayi dalam kandungan dengan alasan 'ngidam'. 

"Ditambah lagi setelah lahir karena sanitasi yang buruk, ventilasi rumah tidak baik dan pengetahuan ibu yang tidak baik lalu anak ini mendapatkan nutrisi yang salah," katanya.

Salah memberi nutrisi, kata Tan Shot Yen, mengakibatkan berat badan anak turun dan tidak tumbuh dengan baik. Parahnya lagi, anak yang mengalami gizi buruk cenderung berpotensi terkena infeksi dan memperburuk kondisi kesehatan anak.

Saat anak menderita kurang gizi, daya tahan tubuhnya pun lemah dan rawan terinfeksi virus. Salah satu yang paling mengerikan adalah infeksi yang menyerang otak seperti meningitis dan menyebabkan anak menjadi kaku atau yang biasa disebut cerebral palsy.

"Kondisi paling parah itu kejang tapi bukan kejang demam biasa, melainkan karena infeksi otak. Permasalahnnya adalah pengetahuan ibu soal gizi itu minim sekali," katanya.




(MEL)