Berhadapan dengan Perilaku Ceplas-ceplos si Kecil

Yatin Suleha    •    Kamis, 10 Nov 2016 16:14 WIB
perkembangan anak
Berhadapan dengan Perilaku Ceplas-ceplos si Kecil
Ketika kosa katanya berkembang, batita akan meniru kata-kata yang ia dengar, termasuk kata-kata yang buruk. (Foto: Images.parenting)

Metrotvnews.com, Jakarta: Usia toddler (1-3 tahun) merupakan saat yang menggemaskan. Si kecil memang belum mengetahui secara sempurna bagaimana ia harus bertindak. Sesaat ia akan bilang jika baju tante jelek, atau napas om bau, dan hal ajaib lainnya.

Namun itu merupakan bagian dari perkembangan si kecil yang tidak bisa dipungkiri. Tip dari William Coleman MD, seorang profesor perilaku dan tumbuh kembang anak dari University of North Carolina di Chapel Hill bisa membantu Anda memupuk terbentuknya perilaku yang lebih santun pada si toddler ini. Dan, satu hal lagi, cara ini tidak membuat mereka merasa dipermalukan di depan orang lain.

(Baca juga: Ketegaran Membesarkan 'Si Anak Spesial')

* Kasus: ketika seluruh ruangan sunyi senyap, si kecil tiba-tiba berteriak: "Aaa %$#@!"

*Alasan: Ketika kosa katanya berkembang, batita akan meniru kata-kata yang ia dengar, termasuk kata-kata yang buruk. Mugkin saja mendorong kebiasaan itu. "Batita tahu cara memancing reaksi orangtua," ungkap Dr. Coleman. Kalau Anda selalu bereaksi berlebihan setiap kali ia melontarkan perkataan buruk, dia mungkin akan penasaran untuk mengetahui apa yang terjadi jika ia melakukannya lagi.

*Kiat mengatasi: Jangan bereaksi berlebihan. Katakan, "Kami permisi dulu sebentar," kepada orang yang berada di sekitar Anda. Dengan tenang, katakan pada si kecil, "Kita tidak boleh berkata seperti itu," lalu ganti topik. Anda bisa mendiskusikan kira-kira kata-kata lucu apa yang dapat Anda gunakan untuk menggantikannya, misalnya "Bananarama" atau "Monkeyshoes" dan lainnya.






(TIN)

Video /