Serahkan Keputusan Kuliah di Tangan Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 15 Sep 2016 14:56 WIB
keluarga
Serahkan Keputusan Kuliah di Tangan Anak
(Foto: Sumnercollege)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), anak mulai dihadapkan pada pemilihan jurusan di perguruan tinggi.

Dalam hal tersebut, orangtua boleh memberi masukan dan arahan kepada anak. Akan tetapi, keputusan tetap sepenuhnya di tangan anak.

"Pemilihan sekolah dan jurusan itu berdasarkan kepribadian, ada yang intuisi, ada juga yang sense (pikiran). Misalnya, saya beri gambar apel, anak dengan sense akan langsung berpikir tentang warna merah atau itu buah. Sementara anak intuisi akan berpikir tentang Steve Jobs, Isaac Newton, atau Putri Salju," jelas Ina Liem selaku CEO Jurusanku.com dalam temu media dan diskusi Preferensi Orang Tua Indonesia Terhadap Pendidikan Terbaik Anak di Era Millennial, Rabu (14/9/2016).

(Baca: Hasil Survei: Orangtua di Indonesia Pegang Kendali Tentukan Profesi Anak)

Kepribadian intuisi, menurut dia, lebih cocok belajar di universitas yang berbasis penelitan.

Sementara, anak dengan kepribadian sense menerapkan sistem belajar learning by doing.

Lebih lanjut, Ina berpendapat, kebanyakan orangtua masih gemar mengarahkan anak mereka ke jurusan yang dianggap mampu menghasilkan pendapatan tinggi. Sebagai contoh manajemen, kedokteran, teknik, akuntansi, dan sebagainya.

Padahal, bisa jadi anak memiliki keahlian lain di luar jurusan tersebut, yang apabila dikembangkan, efeknya tak hanya baik untuk anak, tetapi juga untuk negara karena akan tercipta sumber daya manusia yang semakin beragam.

"Orangtua sebaiknya meningkatkan wawasan mereka, salah satunya dengan cara parents seminar. Misalnya, di bagian kesehatan tak hanya ada dokter, tapi juga ada ahli gizi, pediatric, dan lainnya," lanjut dia.

Namun, suksesnya program ini tentu harus didukung oleh orangtua.

"Orang tua terkadang tak punya waktu, jadi sulit juga memberikan informasi tersebut. Apalagi kalau dari awal memang sudah tak mau tahu," pungkasnya.



 


(DEV)