Pentingnya Membangun Emosi antara Ayah dengan Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 30 Nov 2016 15:16 WIB
keluarga
Pentingnya Membangun Emosi antara Ayah dengan Anak
(Foto: The Guardian)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketika banyak penelitian berfokus pada ibu, sebuah studi dalam BMJ Open menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan seorang ayah dengan anak juga penting.

Anak-anak yang menghabiskan waktu menyenangkan bersama ayahnya ternyata 28 persen lebih kecil kemungkinannya untuk berperilaku buruk di usia 9-11 tahun.

Penelitian tersebut dilakukan dengan cara mengirimkan kuesioner pada lebih dari dari 10 ribu orang tua di Inggris saat anak mereka masih berusia 8 minggu hingga 8 bulan. Para ayah ditanyakan seputar perasaan mereka saat menjadi orang tua, seperti apakah mereka menikmati masa pertumbuhan anak, seberapa sering bermain dengan anak, dan seberapa percaya diri mereka.

Para ibu kemudian diminta untuk menilai perilaku anak mereka saat berusia 9-11 tahun, tentang bagaimana perhatian anak pada orang lain dan kebaikan anak pada yang lebih muda untuk mengukur tingkat kecemasan dan kedekatan.

Para peneliti menemukan, kenyamanan ayah terhadap peran mereka sebagai ayah dan suami, dan bagaimana para ayah tersebut membangun emosi dengan keluarga mengurangi masalah perilaku pada anak-anak.

Analisis akhir dilakukan pada 6.500 anak berusia 11 tahun dengan memperhitungkan tingkat pendidikan dan pendapatan ayah.

"Perasaan senang saat menjadi ayah, membuat koneksi emosional dengan anak-anak dan membangun hubungan yang aman dengan ibu kemungkinan lebih penting," ujar  pemimpin penelitian Charles Opondo dari Nuffield Department of Population Health di University of Oxford.

Studi tersebut lebih mengarah pada kumpulan, dibandingkan dengan penyebab atau efek. Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa kuantitas antara ibu dan anak dapat mengurangi risiko membolos sekolah pada remaja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perasaan bersalah orangtua karena kurang menghabiskan waktu bersama anak adalah hal yang salah dimana koneksi emosional juga diperhitungkan.

Untuk anak bawah lima tahun, aktivitas seperti bermain atau memandikan adalah hal dapat mendekatkan emosi. Namun, saat beranjak dewasa, kualitas hubungan tak berdasarkan durasi waktu, contohnya pembicaraan sederhana saat perjalanan di dalam mobil.
 


(DEV)