Cara Meningkatkan Kehidupan dengan Rasa Empati

Torie Natalova    •    Senin, 07 Jan 2019 11:34 WIB
keluarga
Cara Meningkatkan Kehidupan dengan Rasa Empati
Setiap orang dapat menumbuhkan sikap empati. Hanya saja masing-masing harus tahu caranya. (Foto Ilustrasi: Alexis Brown/Unsplash.com)

Jakarta: Apabila ada satu keahlian yang bisa menjadi sangat mahal untuk setiap aspek kehidupan Anda, itu adalah empati. Sebagai manusia, Anda membutuhkan sosialisasi dengan sesama manusia.

Empati memiliki kekuatan untuk mengubah hubungan Anda. Setelah bertahan hidup secara fisik, kebutuhan terbesar manusia adalah kelangsungan hidup psikologis yakni untuk dipahami, ditegaskan, divalidasi, dan dihargai.

Jadi, ketika Anda mendengarkan dengan empati, Anda memberi orang tersebut penegasan psikologis tentang nilai mereka sebagai individu.

Setiap orang dapat menumbuhkan sikap empati. Hanya saja masing-masing harus tahu caranya. Kini, ada lima langkah mudah menuju empati, di antaranya seperti berikut:

1. Mendengarkan
Cobalah hal-hal sederhana seperti meenunggu sampai orang lain mengekspresikan sepenuhnya pemikiran mereka sebelum menawarkan sudut pandang Anda sendiri.

2. Pelan-pelan
Bangun ikatan, refleksi, dan perhatian ke dalam hari-hari Anda sebanyak yang Anda mampu. Jika Anda selalu terburu-buru menanggapi, atau menyikapi sesuatu Anda dapat kesulitan merasakan empati.

3. Memahami
Jika ada seseorang yang sulit berkomunikasi dengan Anda, cobalah mengenali emosi apa yang mungkin mereka alami saat berinteraksi dengan Anda. Pelajari kemungkinannya tanpa mengasumsikan apa yang Anda duga itu benar. Memahami seseorang tersebut dapat membantu Anda memulai percakapan yang baik.

4. Baca Ekspresi Wajah
Ini mungkin tidak pernah Anda sadari, tapi cobalah memperhatikan ekspresi wajah atau bahasa tubuh seseorang saat sedang berbicara. Terkadang, ekskpresi wajah dapat menunjukkan makna yang sebenarnya.

Seringkali kita fokus pada hasil, tetapi dengan cara yang salah karena kita tidak fokus pada perilaku yang diperlukan untuk mencapai hasil itu. Dimulai dengan bagaimana kita berinteraksi satu sama lain ketika bertemu yang akan menentukan sikap selanjutnya.


(FIR)