Alasan Mengapa Istri Sering Meminta Suami Pulang Cepat ke Rumah

Raka Lestari    •    Jumat, 29 Jun 2018 12:17 WIB
keluargapsikologi
Alasan Mengapa Istri Sering Meminta Suami Pulang Cepat ke Rumah
Salah satu hal yang diperlukan agar para istri tidak berpikiran negatif kepada suami yang terlambat pulang ke rumah adalah membina komunikasi yang baik. (Foto: Tiko Giorgadze/Unsplash.com)

Jakarta: Sebagai seorang istri, mungkin kadang-kadang merasa khawatir jika suami terlambat pulang ke rumah. Sehingga terkadang para istri melakukan berbagai cara agar suami mereka tidak pulang terlambat ke rumah. 

"Namun perlu diperhatikan bagi para istri, agar sebaiknya bisa memberikan kepecayaan dan kebebasan kepada suami jika mereka pulang terlambat ke rumah," papar psikolog anak, remaja, dan keluarga Efnie Indrianie, M.Psi dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung

Menurut Efnie, hal tersebut memiliki beberapa pemicu. "Yang pertama itu dependent, yaitu di ,mana suami harus selalu ada. Penyebabnya mungkin karena pernah punya pengalaman diselingkuhi oleh pasangan. Dan yang kedua yaitu insecure, yaitu di mana mereka butuh keberadaan suami agar merasa aman."

(Baca juga: Mengenal Lebih Jauh "Ketidakpuasan" dalam Pernikahan)

Sebenarnya menanyakan keberadaan suami jika mereka terlambat pulang ke rumah merupakan sesuatu yang normal, menurut Efnie. Namun jika sampai terkesan meneror suami dan membuat suami tidak nyaman tentu itu sudah termasuk hal yang tidak normal dan sebaiknya tidak dilakukan oleh para istri.


(Sebagai seorang istri, mungkin kadang-kadang merasa khawatir jika suami terlambat pulang ke rumah. Sehingga terkadang para istri melakukan berbagai cara agar suami mereka tidak pulang terlambat ke rumah. Foto: Caroline Veronez/Unsplash.com)

Untuk itu, salah satu hal yang diperlukan agar para istri tidak berpikiran negatif kepada suami yang terlambat pulang ke rumah adalah membina komunikasi yang baik. 

"Trust atau kepercayaan itu dibentuk melalui proses yang panjang dengan menjaga komitmen dan kejujuran," ujar Efnie. Hal ini sangatlah penting dilakukan diantara kedua pasangan agar rasa percaya satu sama lain bisa tumbuh.

"Jika suami bisa jujur secara terus menerus dan menjaga komitmen maka istri pun akan tumbuh perasaan aman kepada suami," kata Efnie. 

Dan jika istri sudah memiliki rasa percaya kepada suami, maka suami pun akan merasakan manfaatnya juga karena para istri pun tentu tidak akan lagi "meneror" suami jika mereka pulang terlambat ke rumah.





(TIN)