Anak Tunggal Cenderung Suka Berselingkuh?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 05 Sep 2017 09:15 WIB
romansa
Anak Tunggal Cenderung Suka Berselingkuh?
Illicit Encounters berpendapat bahwa anak tunggal cenderung berselingkuh karena mereka mengharapkan perhatian. (Foto: Jamie Street/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak pendapat negatif tentang sifat anak tunggal, seperti suka mencari perhatian, egois, dan manja. Sebuah penelitian menemukan sisi buruk lain, yaitu anak tunggal cenderung mengkhianati pasangan mereka. 

Penelitian tersebut dilakukan oleh Illicit Encounters, sebuah situs kencan untuk orang-orang yang sudah menikah namun ingin berselingkuh. Hasilnya, sebanyak 34 persen dari pengguna adalah anak tunggal. 

Sementara 28 persen pengguna adalah anak pertama, dan 23 persen lainnya adalah anak bungsu. 



Anak tengah sepertinya memiliki predikat paling setia dimana hanya 15 persen yang menggunakan situs tersebut. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa 24 persen pangguna memiliki saudara tiri. 

Illicit Encounters berpendapat bahwa anak tunggal cenderung berselingkuh karena mereka mengharapkan perhatian.

(Baca juga: Tips Merawat Cinta dalam Pernikahan)

"Seperti diketahui, anak tunggal mengalami perasaan kesepian yang sangat besar saat masa kecil mereka, dan hal tersebut menghantui mereka di masa depan," demikian menurut juru bicara situs, Christian Grant. 

Kekurangan perhatian yang begitu lama membuat anak tunggal kembali merasakan hal tersebut saat pasangan pergi terlalu lama untuk bekerja. Dengan demikan, untuk mengatasi waktu kesendirian, berselingkuh adalah solusi jangka pendek paling sempurna. 



Di sisi lain, anak tengah dikelilingi oleh orangtua dan saudara yang disayanginya. Mereka tak tumbuh dengan kebutuhan cinta dan perhatian yang sama, namun tetap nyaman dalam situasi kesendirian. 

"Saudara tiri, juga dipengaruhi secara negatif oleh masa kecil mereka. Setelah melihat orangtua mereka tidak dapat tetap bahagia dengan pasangan tunggal, tak sulit bagi mereka untuk memiliki pasangan lain."










(TIN)