Indonesia Fashion Week 2018 Resmi Dibuka

Nia Deviyana    •    Rabu, 28 Mar 2018 12:49 WIB
gayafesyenindonesia fashion week 2018
Indonesia Fashion Week 2018 Resmi Dibuka
Perhelatan mode Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 resmi dibuka di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu, 28 Maret 2018. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Perhelatan mode Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 resmi dibuka di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu, 28 Maret 2018. Mengangkat tema Cultural Identity, IFW 2018 mengangkat budaya fesyen dari tiga kawasan sebagai sorotan utama yaitu Danau Toba dari Tanah Batak, Borobudur dari Jawa Tengah, dan Labuan Bajo dari Nusa Tenggara Timur.

IFW 2018 juga menghadirkan identitas budaya yang terdapat pada kain-kain Nusantara seperti batik dan tenun yang menjadi ciri khas fesyen Indonesia. 

"Kami berupaya mendorong industri fesyen Indonesia dengan membawa ciri kepribadian nasional, membantu UMKM sebagai basis penggerak industri kreatif, dan mengarahkan produk rancangan sesuai yang sedang tren di pasar," ujar Poppy Darsono, Presiden APPMI dan IFW di sela acara pembukaan. 

Pada kesempatan yang sama, Jati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian mengatakan fesyen menjadi salah satu dari 16 kelompok industri kreatif yang beperan penting dalam perekonomian nasional. 


(Perhelatan mode Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 resmi dibuka di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu, 28 Maret 2018. Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

(Baca juga: IFW 2018 Pamerkan Tiga Budaya Indonesia)

Industri fesyen telah mengumbang kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 3,76 persen, dengan nilai ekspor mencapai USD13,29 miliar pada 2017, meningkat 8,7 persen dari tahun sebelumnya.

"Ini jadi prestasi yang membanggakan, menunjukkan bahwa industri fesyen nasional memang punya daya saing yang tinggi di pasar internasional," ujar Gati di sela pembukaan IFW. 

Gati menambahkan, industri fesyen harus terus didorong agar mampu meningkatkan market share Indonesia di pasar internasional yang saat ini baru mencapai 1,6 persen. 

IFW 2018 berlangsung mulai 28 Maret sampai dengan 1 April 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Tahun ini, IFW berkolaborasi dengan 200 perancang mode lokal dan internasional, 460 peserta pameran merek fesyen dan tekstil, workshop, kuliner, dan oleh-oleh panganan dari berbagai daerah di Nusantara. 







(TIN)