Cara Mudah Membeli Produk Indonesia Langsung dari Perajinnya

Yatin Suleha    •    Kamis, 06 Sep 2018 18:20 WIB
keluarga
Cara Mudah Membeli Produk Indonesia Langsung dari Perajinnya
Salah satu kecintaan Anda terhadap negeri adalah mengapresiasikan produk asli dalam negeri. Dan lebih mudah lagi, didapat langsung dari para perajinnya. (Foto: Dok. Qlapa.com)

Jakarta: Semangat nasionalisme memang beragam, bisa berprestasi di bidang olahraga seperti dalam ajang Asian Games seperti yang belum lama ini dilaksanakan ataupun bisa dengan mengapresiasikannya dengan membeli produk buatan dalam negeri yang langsung dari pembuatnya di Indonesia.

Salah satunya Qlapa. Di ranah industri produk kerajinan tangan Qlapa yang terdiri dari 4.000 penjual yang menawarkan hasil kerajinan tangan dan produk handmade Indonesia yang tidak kalah dengan produk impor.

Para ahli marketing dan pengrajin Indonesia mengatakan bahwa strategi pemasaran yang tepat dan kolaborasi dengan berbagai saluran penjualan adalah kunci sukses bagi produk lokal dalam bersaing dengan barang luar negeri, termasuk impor, di pasar domestik dan internasional.


(Salah satu kecintaan Anda terhadap negeri adalah mengapresiasikan produk asli dalam negeri. Dan lebih mudah lagi, didapat langsung dari para perajinnya. Foto: Dok. Qlapa.com)

Founder dan CEO Qlapa, Benny Fajarai, mengatakan bahwa masih banyak konsumen yang memilih “merek-merek impor” dibanding produk lokal, termasuk hasil kerajinan tangan Indonesia. Padahal, banyak hasil dari pengarajin di Indonesia tak kalah saing. Buktinya setidaknya ada 4.000 penjual yang terdiri dari pengrajin individu serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dan ada ribuan produk juga yang siap untuk dilirik dengan kualitas yang baik.

(Baca juga: Pameran di Moscow, Tas Kulit dari Surabaya Akan Mewakili Indonesia)

Qlapa merupakan salah satu marketplace e-commerce terbesar Indonesia yang hanya menjual 100 persen produk lokal.

Benny menambahkan ada tiga hal yang dapat ditekankan saat memasarkan produk lokal, yaitu ciri khas budaya dan kearifan lokal dalam desain produk, serta keunikan produk handmade yang eksklusif serta terbatas. Dan terakhir adalah kualitas karya tangan yang diseleksi ketat.

Salah satu yang bergabung adalah William Wimpy, pengusaha dari produk batik bermerek Canting Hijau.

Ia menambahkan bahwa nilai sejarah dan budaya yang tertanam dalam hasil karya Indonesia adalah suatu keunggulan kompetitif dibanding merek-merek impor. Canting Hijau sendiri sudah pernah mewakili Indonesia dalam ajang Eco Fashion Week 2016 di Seattle.

“Selain itu, kualitas produk lokal tidak kalah dengan produk impor. Karena itu, kita harus bersama-sama mencintai produk dalam negeri, khususnya kerajinan khas Indonesia,” kata William. Jadi jika Anda sedang mencari berbagai kebutuhan seperti kemeja batik, tenun, tas atau sepatu kulit buatan asli Indonesia dari para perajinnya langsung tak perlu repot lagi.




(TIN)