Mendengarkan, Kunci Mencegah Bunuh Diri pada Penderita Depresi

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 16 Sep 2017 19:32 WIB
depresi
Mendengarkan, Kunci Mencegah Bunuh Diri pada Penderita Depresi
Mendengarkan, Kunci Mencegah Bunuh Diri pada Penderita Depresi (Foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika Anda melihat teman mengalami depresi atau tengah berjuang menghadapi kesulitan dalam hidup, jangan ragu untuk melibatkan diri. Menurut seorang ahli, mendengarkan mereka sebagai bentuk empati akan memberikan perubahan besar bagi mereka.

"Kuncinya adalah menjadi emaptik dan tidak simpatik. Orang yang mengalami perasaan depresi hanya butuh didengar," kata Pallab Maulik, Deputi Direktur dan Kepala Riset di Institut George untuk Kesehatan Global India, New Delhi.

Menurut data Global Burden of Diseases (GBD), bunuh diri adalah alasan utama kematian di antara remaja dan dewasa muda, baik perempuan maupun laki-laki.

"Berbagai faktor seperti tekanan akademis, putus hubungan romantis, tekanan dalam kerja, kekerasan interpersonal dan dari pasangan adalah alasan-alasan kunci yang menyebabkan depresi. Beberapa faktor lain seperti penggunaan alkohol dan narkotika juga memengaruhi kesehatan mental," tambah Malik.

Menurut International Association for Suicide Prevention (IASP), perasaan kasihan dan empati dari orang lain dapat membantu seseorang yang depresi terbantu. Memberikan dukungan secara lembut dan mendengarkan tanpa bersikap menghakimi dapat memberi perbedaan yang signifikan, demikian tertera dalam situs World Suicide Prevention Day 2017.

"Sekitar 800 ribu orang bunuh diri di dunia, artinya setiap 40 detik ada yang mengakhiri hidup mereka. Umumnya terjadi pada mereka yang berusia 15 hingga 29 tahun," tukas Anna Chandy selaku perwaklan dari organisasi non profit Live Love Laugh Foundation, Bengaluru.

Ia menambahkan, ada banyak orang depresi yang menunjukkan gejala gangguan tersebut secara jelas dimana ia menyarankan untuk lebih peka, menawarkan bantuan, dan memberanikan penderita untuk mencari bantuan profesional.

Maulik mengungkapkan bahwa bunuh diri bisa dicegah melalui beberapa hal.

"Deteksi dini, pengobatan dan perhatian pada mereka yang memiliki masalah mental dan penyalahgunaan obat-obatan adalah penting. Selain mendengarkan, mengamati perubahan perilaku yang mendadak dan konsuling yang tepat dapat membantu mencegah keinginan untuk bunuh diri."


(ELG)