Kopi Tubruk, Cara Orang Indonesia Menikmati Kopi

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 17 Aug 2017 08:49 WIB
kopi
Kopi Tubruk, Cara Orang Indonesia Menikmati Kopi
Suhu dan waktu adalah rumus nikmatnya kopi tubruk. (Foto: Jason Briscone/Unsplash.com)

Metrotvnewscom, Jakarta: Teknik menyeduh kopi sangat beragam. Namun, bagi mereka yang biasa minum kopi buatan sendiri, teknik kopi tubruk adalah yang paling sering digunakan. 

Teknik yang umum digunakan di Indonesia ini sangat sederhana dimana cukup mencampurkan kopi dan air panas, kemudian aduk sebentar, dan tunggu hingga hangat-hangat kuku sudah bisa diminum. Sebelum menikmatinya, beberapa jenis orang senang membuang ampas dari biji kopi.



"Ditunggu hingga dingin supaya mengendap. Selain itu, sebaiknya dibuang gar tidak menambah rasa pahit karena terus bercampur dengan air," jelas Viki Rahardja yang merupakan CTI Battle Latte Art Asia 2016 dalam peluncuran Maxx Corner Plaza Semanggi, Rabu (16/8/2017). 

Saat menyeduh dengan teknik tersebut, Viki mengungkapkan ada dua hal yang perlu diperhatikan: suhu dan waktu.

(Baca juga: Kedai Kopi Lokal Mulai Mendapat Tempat di Hati Konsumen)

Ia menggunakan perumpamaan memasak makanan dimana bisa gosong atau kematangan jika suhu api yang digunakan terlalu panas atau waktu memasak terlalu lama, dimana makanan akan menjadi tak enak saat dimakan. 

Bentuk bubuk kopi juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menyeduh kopi. 

"Kalau bubuk kopi halus, sebaiknya dengan suhu yang lebih rendah karena umumnya begitu terkena air panas akan langsung matang," tambahnya. 



Sementara itu, untuk perbandingan bubuk kopi dan air panas yang paling umum adalah 1 banding 10, 1 banding 15, atau 1 banding 20. 

"Jadi misalnya, 10 gram kopi diseduh dengan menggunakan 150 ml air panas. Kalau merasa terlalu pahit, bisa ditambah 50 ml lagi," tutupnya.











(TIN)