Efek Memakai Botol Susu dalam Jangka Waktu yang Lama

Raka Lestari    •    Senin, 04 Jun 2018 12:27 WIB
perkembangan anak
Efek Memakai Botol Susu dalam Jangka Waktu yang Lama
Sebuah studi baru-baru ini tentang efek pemberian botol dalam waktu yang panjang yang diterbitkan di Maternal and Child Nutrition. (Foto: Courtesy of Elena Stepanova/Fotolia)

Jakarta: Ada lebih banyak risiko yang dialami anak Anda jika membiarkannya menggunakan botol susu mereka untuk jangka waktu yang cukup lama. 

Sebuah studi baru-baru ini tentang efek pemberian botol dalam waktu yang panjang yang diterbitkan di Maternal and Child Nutrition menemukan bahwa anak-anak yang menggunakan botol lebih dari usia 1 tahun lebih akan berakhir mengonsumsi lebih banyak kalori daripada mereka yang minum susu melalui gelas atau cangkir.

Dan ini  pada akhirnya dapat menyebabkan perkembangan jaringan adiposa (lemak) pada balita, yang mengarah ke risiko obesitas yang lebih besar di kemudian hari. 

(Baca juga: Berapa Banyak Botol Susu yang Sebaiknya Dimiliki Bayi?)


(Ada lebih banyak risiko yang dialami anak Anda jika membiarkannya menggunakan botol susu mereka untuk jangka waktu yang cukup lama. Foto: Tyler Nix/Unsplash.com)

Efek pemberian botol yang berlebih juga terlihat pada gigi. Menurut ahli kesehatan gigi Amy Bloomberg dari New York City mengatakan kepada Romper, "Kami sering melihat gigi berlubang pada anak-anak yang menggunakan botol untuk waktu yang lama."

"Karena mereka terus-menerus mengunyah atau mengisapnya, susu akan menggenang di mulut dan menggerogoti enamel gigi, menyebabkan gigi berlubang."

Selain itu, menurut jurnal BMC Pediatric, anak-anak yang menggunakan botol lebih dari tahun pertama kehidupan mereka memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk cara menggigit dan gigi yang tidak sejajar. 

Para peneliti menemukan bahwa peningkatan durasi pemberian botol dapat berkontribusi terhadap perkembangan mandibula yang tidak memadai, dan kebiasaan mengisap non-nutritif dapat menjadi faktor dominan dan merusak dalam perkembangan masalah oklusofasial.




(TIN)