Terlalu Mesra di Awal Pernikahan Pertanda Buruk Bagi Hubungan?

Raka Lestari    •    Minggu, 08 Jul 2018 13:41 WIB
romansa
Terlalu Mesra di Awal Pernikahan Pertanda Buruk Bagi Hubungan?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Setiap pasangan memiliki caranya sendiri untuk membangun hubungan. Tentunya tidak ada satu pasangan pun yang mau hubungannya berakhir pada perceraian.

Namun, peneliti menemukan tanda-tanda yang mampu prediksi potensi perceraian suatu hubungan, serta bagaimana kemesraan pada awal pernikahan memberikan pengaruh.

Dikutip dari The Independent, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology tersebut mempelajari 168 pasangan selama 13 tahun untuk menemukan tanda-tanda yang bisa memprediksi perceraian dalam pernikahan dan apa saja yang dibutuhkan dalam membangun pernikahan yang sehat dan bertahan lama.

Bukti menunjukkan bahwa pasangan yang cenderung memperlihatkan perasaan cintanya kepada satu sama lain, atau pasangan yang sangat mesra pada awal-awal pernikahan mereke cenderung akan bercerai.

"Ketika masih menjadi pasangan baru, pasangan-pasangan yang bercerai setelah tujuh tahun atau lebih cenderung memperlihatkan rasa kasih sayang kepada satu sama lain dibandingkan pasangan yang langgeng," tulis studi tersebut.

Madeleine Mason Roantree, seorang psikolog dalam masalah hubungan dan percintaan mengatakan bahwa hal itu mungkin saja bisa terjadi.

"Beberapa orang mungkin terjebak dalam hubungan yang membara di awal. Namun perlu diketahui bahwa itu bukanlah keadaan yang bisa bertahan lama. Setelah perasaan tersebut menghilang, jika tidak memiliki ikatan yang kuat maka akan menyebabkan sebuah hubungan menjadi berantakan," kata Madeleine.

Ia juga menambahkan bahwa ada bahaya ketika kita mencintai seseorang karena aspek tertentu.

"Ada juga bahaya jatuh cinta pada fisik tertentu seseorang. Hal ini karena itu tidak akan bertahan lama dan segalanya akan berubah. Misalnya jika seseorang menyukai pasangannya hanya karena fisik semata, dan ketika memiliki anak maka penampilan fisik seseorang pun akan berubah, dan perasaannya pun akan berubah," pungkasnya.




(DEV)