Tips Mengatasi Stres dalam Keluarga

Dhaifurrakhman Abas    •    Rabu, 28 Nov 2018 17:29 WIB
keluarga
Tips Mengatasi Stres dalam Keluarga
Berikut cara mengatasi stres dalam keluarga. (Foto: Shari Murphy/Unsplash.com)

Jakarta: Mungkin Anda pernahkah merasa kelelahan ketika menghadapi keluarga. Seolah keluarga bukan lagi menjadi tempat pas untuk berlindung dan mencurahkan isi hati.

Hal tersebut bisa jadi disebabkan stres pada keluarga. Dalam teori stres keluarga, dijelaskan bahwa krisis itu timbul karena anggota keluarga tak berhasil mengatasi ancaman stresor. 

Stres dalam keluarga mesti diselesaikan. Jika tidak bisa berdampak pada banyak hal. Dari masalah fisik, kelelahan mental, hingga gangguan interpersonal.

Untuk mengatasinya ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan. Berikut cara mengatasi stres dalam keluarga melansir Parents.


(Stres dalam keluarga mesti diselesaikan. Jika tidak bisa berdampak pada banyak hal. Dari masalah fisik, kelelahan mental, hingga gangguan interpersonal. Foto: Kaitlyn Horton/Unsplash.com)

(Baca juga: Mikro Stres Dapat Memengaruhi Kesehatan Mental Anda?)

1. Aturan jam tidur
Ketika Anda merasa stres, bisa jadi disebabkan kurangnya waktu tidur. Hal ini bisa menyebabkan Anda gelisah dan meningkatkan ketegangan dalam keluarga.

Untuk mengatasi hal ini, tidur tentu jadi solusi. Agar lebih optimal mengurangi stres secara menyeluruh, terapkan aturan waktu tidur pada keluarga.

"Anda bisa memulai lebih cepat ketimbang waktu tidur biasanya. Juga memberlakukan aturan waktu tidur pada anak Anda," kata Tanya Altmann, M.D, ahli Pediatrik dari American Academy of Pediatric. 

2. Saling berteriak
Apakah Anda bertanya-tanya mengapa akhir-akhir ini kelurga saling berdebat dan berteriak? Coba sesekali buka telinga, kurangi ego Anda. Lalu dengarkan keluh kesah ataupun nasihat dari anggota keluarga.

"Anda bisa mencoba melembutkan suara Anda, meskipun dalam kondisi tidak sependapat dengan masukan anggota keluarga. Hal itu bisa membantu mengurangi ketegangan," ujar Altmann melanjutkan.

3. Tekanan pekerjaan
Stres bisa terjadi karena tekanan dan tuntutan pekerjaan. Hal ini bisa memengaruhi tingkat emosi seseorang hingga terjadi pertengkaran keluarga.

"Ketegangan itu jangan dipendam. Lebih baik ungkapkan kegelisahan Anda pada pasangan," kata Mary Alvord, Ph.D, Psikolog dari American Psychologyical Assosiation.  




(TIN)