Teras Indonesia, Tempat Kreasi Para Designer Indonesia

Yatin Suleha    •    Senin, 26 Mar 2018 05:30 WIB
gayafesyen
Teras Indonesia, Tempat Kreasi Para Designer Indonesia
Nurhayati Hasan selaku manajemen butik Teras Indonesia mengatakan tujuan didirikannya butik Teras Indonesia adalah untuk menjadi media agar bisa lebih mencintai produk Indonesia. (Foto: Dok. Medcom.id/Yatin Suleha)

Jakarta: Bertempat di Lapiazza Mall Kelapa Gading, Minggu, 25 Maret 2018 menjadi tanggal bersejarah bagi Teras Indonesia, salah satu butik bagi para designer Indonesia yang mengedepankan karya terutama batik dan kreasi fesyen dengan sentuhan gaya modern.

Grand opening yang juga dihadiri oleh Puteri Indonesia Sulewasi Tengah 2018, Sinar Wulandari ini juga diramaikan dengan pagelaran 9 designer baju, sepatu, serta aksesori yang berciri khas Indonesia yang tergabung dalam Teras Indonesia.

Sembilan designer yang sudah tergabung dalam butik Teras Indonesia antara lain Mahadevi, Citra Galery, Brilliant Batik, Suteki, Twcat, Beautra, Kanini, Tan Li, serta Alfons Lee.


(Alfons Lee, salah satu designer yang tergabung dalam Teras Indonesia. Foto: Dok. Medcom.id/Yatin Suleha)

"Maksud dan tujuan hadir di sini adalah menambah awereness lagi bahwa produk-produk kita berkualitas dan juga ingin menjadi satu wadah untuk para designer lokal dan pengrajin-pengrajin kita untuk menjual hasil karyanya," papar Manajemen Teras Indonesia Nurhayati Hasan. 

Lebih lanjut Aya, sapaan akrab Nurhayati Hasan adalah tak lain dan tak bukan ini juga menjadi media untuk lebih mencintai produk Indonesia.

(Baca juga: 5 Jenis Batik yang Belum Banyak Diketahui)

Salah satu designer yaitu ALfons Lee sendiri juga sebenarnya bukan nama yang asing bagi dunia fesyen Indonesia karena sudah sejak kurang lebih tujuh tahun yang lalu beberapa karyanya menjadi langganan para artis seperti Titi DJ, Jenita Janet, Dewi Persik, Zaskia Gotik, serta merupakan pilihan dari Sinar Wulandari sampai ia terpilih menjadi Puteri Indonesia Sulewasi Tengah. 

"Selama perjalanan saya mengikuti Puteri Indonesia, tentunya saya dibantu oleh teman saya Koko Chandra serta melalui Koko Chandra saya bisa menemui Koko Alfons."

"Sejak bertemu Februari lalu karena saya menyewa gaun dari Koko Alfons untuk keperluan semi final di Gading Model Search 2017," kenang Sinar.

"Dan berkat gaun itulah saya bisa terpilih dan masuk menjadi salah satu finalis di Gading Model Search dan berkelanjutan sampai sekarang mengikuti Puteri Indonesia," aku Sinar.

Dan Sinar mengaku sangat senang karena selama mengikuti karantina disponsori oleh Teras Indonesia.


(Salah satu karya Alfons Lee. Foto: Dok. Medcom.id/Yatin Suleha)

"Butik ini tentu bertujuan melestarikan produk khas negeri sendiri dan membuat brand awereness lokal produk di masyarakat khususnya generasi muda dan untuk melestarikan kebudayaan," ujar Aya.

Teras Indonesia menjadi butik pertama dan flagship store untuk rencana pembukaan butik-butik lainnya dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. "Karena kami hanya mampu menjadikan fesyen sebagai senjata untuk dapat melestarikan kebudayaan dan mencintai Indonesia, maka inilah kami Teras Indonesia," tutup Aya.







(TIN)