Mau Rambut Model Taylor Swift, Coba Miracle Perm

Triyanisya    •    Kamis, 02 Oct 2014 09:47 WIB
tren rambut
Mau Rambut Model Taylor Swift, Coba Miracle Perm
Taylor Swift. AFP/Ethan Miller

Metrotvnews.com, Jakarta: Tren rambut terus berubah di setiap tahun. Tak hanya soal model dan pewarnaan rambut, teknik penataan rambut juga menjadi pendukung kuat untuk tren yang diusung para penata rambut ternama.

Hal ini yang coba diusung penata rambut sekaligus penata rias ternama Indonesia, Chandra Gupta. Di salon miliknya, ia mencoba menerapkan teknik miracle perm. Teknik pengeritingan rambut yang berbeda dari teknik biasa.

" Miracle perm adalah sebutan kami untuk teknik pengeritingan yang jauh lebih cepat, karena itu disebut 'miracle'. Rambut keriting jadi lebih berkilau, karena obat yang dipakai mengandung multiprotein dan kolagen," ujar Chandra Gupta saat ditemui di Chandra Gupta Salon di kawasan Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Chandra mengatakan, kelebihan dari teknik yang ia luncurkan tiga bulan lalu itu memiliki kelebihan utama yang cocok untuk orang yang tidak memiliki banyak waktu ke salon. Selain itu, teknik ini juga cocok untuk orang-orang yang tinggal di kawasan Asia yang bersuhu lembab yang membuat rambut mudah lepek.

"Dengan 'miracle perm', rambut tidak perlu sering-sering dirawat. Tidak harus selalu dicuci ke salon. Dengan menggunakan teknik ini, setelah rambut dicuci, biarkan kering sendiri, maka rambut terlihat bergelombang secara natural. Karena itu, kekuatannya ada di teknik pemotongan dan teknik pengeritingannya sendiri," jelas Chandra.

"Di sini, menggunakan teknik pemotongan yang membuat rambut itu bisa jatuh lebih natural. Tidak kelihatan berat, tetapi juga tidak tipis. Dalam pengeritingannya, kami menggunakan teknik pengambilan tiga dimensi (3D), yang bertujuan untuk pembentukan karena, bentuk kepala setiap orang itu tidak sama. Maka dengan teknik 3D ini, semua kita arahkan ke proporsional. Teknik ini untuk membantu orang-orang yang kepalanya gepeng, atau panjul dan lain-lain. Teknik (3D) ini sangat berguna untuk menonjolkan bagian-bagian lemah dari bentuk kepala agar terlihat bagus," jelasnya.

Chandra mengungkapkan, ide tersebut berasal dari tuntutan orang-orang yang ingin tampil beda. Orang-orang yang ingin memiliki rambut bergelombang, tapi tidak ingin repot mengurusinya.

"Mereka ingin yang instan, enggak pengin lama-lama dikeriting di salon. Biasanya, kalau dikeriting kan menghabiskan waktu dua sampai empat jam, kalau dengan miracle perm ini hanya separuhnya saja. Selain itu, ada banyak kimia yang berkembang. Memang obat-obatnya tidak diperuntukkan untuk pengeritingan yang keriting sekali, jadi untuk yang lembut saja. Pakai alat keriting digital dan sebagainya, yang ada suhunya, dan tentu harus disesuaikan dengan kekuatan rambut itu sendiri. Tujuannya agar rambut mudah ditata, jadi berkilau dan tidak lengket," lanjut Chandra.

Rambut Taylor Swift rupanya juga memakai teknik seperti itu. Potongan rambut pendek sebahu ala Taylor Swift selalu tampak bergelombang dan cantik. Selain itu, gaya Jepang dan gaya Korea juga sedang mengusung teknik rambut yang sama.

Menurut Chandra, teknik seperti ini bisa bertahan lama tergantung pada bentuk keritingnya itu sendiri. Jika gelombang lebih kecil, maka akan bertahan lebih lama, kalau lebih besar, maka tidak begitu bertahan lama.

"Intinya, perbedaan menonjol dari teknik miracle perm dengan teknik pengeritingan lainnya adalah teknik pengeritingan itu sendiri, dan bagaimana penguasaan obat di tangan penata rambut. Tentunya kita harus tepat mendiagnosa jenis rambut, kondisi rambutnya bagaimana untuk bahan kima tersebut. Pemotongan yang benar juga menunjang agar rambut  jatuh natural. Artinya, di situ perawatan tanpa harus di-blow, tanpa harus ke salon, biarkan rambut kering sendiri, dia tetap oke," pungkasnya. Berani mencoba?


(FIT)