Fakta dan Mitos Seputar Rambut di Usia Tua

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 22 Apr 2016 16:16 WIB
gayarambut
Fakta dan Mitos Seputar Rambut di Usia Tua
Rambut mulai putih di usia tua dan juga rontok. (foto:hairstalk.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika membahas tentang masalah rambut dan penuaan usia, ada banyak pertanyaan yang memenuhi benak seorang wanita. Ada banyak mitos yang sering Anda dengar tentang persoalan rambut. Berikut beberapa di antaranya.

Fakta

1. Semakin tua, rambut akan rontok
Berdasarkan North American Hair Research Sociaty, sebagian wanita yang menginjak usia 50 tahun mengalami rambut rontok. 

"Ada tiga tahap dalam pertumbuhan rambut yaitu fase pertumbuhan, fase transisi, dan fase istirahat," ujar Shani Francis, MD, dermatologis di University of Chicago, spesialis dalam kerusakan rambut. 

Semakin Anda bertambah tua, maka semakin cepat Anda berada di tahap terakhir. Namun, tak seperti pria yang terlihat drastis, rambut rontok pada wanita dimulai dengan penipisan secara bertahap pada kulit kepala. 

"Anda bahkan tak menyadari ketika rambut rontok saat keramas atau disisir," kata Debra Jaliman, MD, dematologis di Mount of Sinai School of Medicine.

Anda bisa menggunakan minoxidil (atau Rogaine) yang dapat menstimulasi pertumbuhan rambut lagi. Propecia juga bisa menjadi salah satu solusi, namun karena berdampak pada cacat kelahiraan, maka dokter tidak menganjurkannya.

2. Laser membantu menumbuhkan rambut kembali
Banyak klinik kecantikan yang menawarkan laser untuk menumbuh kembali rambut, dan hal tersebut memang benar. Bahkan, kini Anda tak harus ke klinik untuk melakukannya karena ada produk yang menyediakannya dalam bentuk perawatan di rumah.

3. Stres membuat rambut memutih
Tekanan pada hormon adrenalin dapat merusak melanosit, sel penghasil melanin, pewarna rambut alami. "Stres tidak akan mengubah warna rambut ketika Anda muda, namun akan mempercepat proses pemutihan rambut saat menginjak usia 30-an," ujar Fancis.

Selain itu, stres juga dapat memicu alopecia areata, penyakit autoimun yang menyebabkan inflamasi sehingga melanosit tidak berfungsi. 

4. Minyak zaitun membuat pertumbuhan rambut melambat
Mengolesi rambut dengan sepanjang malam dapat meningkatkan kesuburan rambut. "Minyak zaitun membantu melembapkan dan mengganti minyak alami rambut secara alami sehingga menghambat penuaan, meningkatkan dan menguatkan tekstur, serta mengurangi kerapuhan," ujar Rebecca Kazin, MD, dermatologis di Chevy Chase. 

Mitos

1. Konsumsi suplemen biotin menghindari rambut rontok
Berdasarkan studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, biotin tidak membantu menumbuhkan rambut, namun membuat rambut semakin tebal.

"Biotin membantu menumbuhkan asam lemak dan protein dalam batang rambut sehingga rambut semakin tebal dan kuat," ujar Jaliman, yang menyarankan penggunaan sebanyak 2,5 mg sehari.

2. Semakin tua, rambut tumbuh semakin banyak
Hormon yang memengaruhi pertumbuhan bulu di tangan dan kaki akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia, sehingga menyebabkan bulu semakin tipis.  Namun, Anda juga perlu mewaspadai beberapa jenis penyakit seperti penyakit tiroid, anemia atau autoimun jika hal yang terjadi justru sebaliknya.

3. Jika Anda mencabut uban, akan tumbuh dua helai di lubang tersebut
"Ini adalah mitos, tak ada kolerasi di dalamnya. Mencabut uban tidak akan membuat rambut tumbuh lebih cepat," ujar Jamilan. Namun, bila Anda terlalu sering mencabut uban, maka rambut Anda akan lemah, rapuh, dan membuat ujung rambut bercabang. (Prevention)


(LOV)