Konsultasi

Mengapa Saya Selalu Memikirkan Penyakit?

   •    Selasa, 26 May 2015 11:55 WIB
dunia pikiran
Mengapa Saya Selalu Memikirkan Penyakit?
Ilustrasi. (Foto:annekokusu.com)

Siang Pak Agus Setiawan,

Salam sejahtera, nama saya Aris Veriyanto, saya punya masalah dengan pernapasan saya. Tapi, menurut diagnosa dokter saya cuma terkena asma dan masih taraf wajar. Yang jadi masalah saya, setelah tahu penyakit saya tersebut, saya selalu memikirkannya dan kadang jadi tambah sesak dan membuat napas enggak nyaman.

Bagaimana caranya saya menghilangkan pikiran yang tertuju pada sakit saya supaya tidak membebani hari-hari saya? Mohon bantuan dan terima kasih sebelumnya.


Salam

Aris Veriyanto



Jawaban:

Dear pak Aris,
Ada sebuah pepatah mengatakan, energy flow where intention goes. Energi mengalir ke arah yang sama dengan aliran niat kita. Artinya, ke mana pun niat dan pemikiran kita, energi itu akan mengalir dan membesarkan, memberikan "makanan" ke hal yang kita fokuskan.

Ada sebuah cerita singkat, seorang anak bertanya kepada seorang bijak. Pak Tua, jika serigala jahat dan serigala baik berkelahi, siapakah yang akan menang? Sang bijak berkata dengan lembut, tergantung siapa yang kau beri makan anakku.

Untuk Pak Aris, mari fokuskan pada hal yang bapak inginkan. Saya bisa memahami kondisi bapak, karena selama 12 tahun lebih saya harus rutin minum obat karena penyakit asma. Lalu, saya mulai harus banyak belajar dan membaca karena saat itu saya harus mengajar matematika, fisika dan kimia untuk anak-anak les saya. Puji syukur sampai saat ini tidak pernah kambuh.

Mari pikirkan apa yang ingin bapak capai setiap hari, satu tahun mendatang, lima tahun mendatang, olahraga yang rutin secukupnya, berilah makan "serigala baik" bapak.

Have a healthy days, months, years ahead.


Sekilas mengenai konsultasi ini KLIK TAUTAN DI SINI   


(LOV)